kumparan
Entertainment28 Januari 2019 16:52

Drake vs Childish Gambino, Siapa Rapper Pilihanmu?

Konten Redaksi kumparan
Drake vs Childish Gambino
Penyanyi Drake vs Childish Gambino (Foto: Infografik: Anggoro Fajar Purnomo)
Di Grammy Awards 2019, Donald Glover alias Childish Gambino dan Aubrey Drake Graham alias Drake, menjadi dua musisi yang paling berkesempatan besar bisa memenangkan kategori ‘Record of the Year’. Glover masuk nominasi berkat lagu ‘This is America’ sedangkan Drake terpilih karena ‘God’s Plan’.
ADVERTISEMENT
Karena itu, mari sandingkan dua artis tersebut dari beberapa sisi. Nyatanya, Gambino berhasil sukses di industri musik dan film, sementara Drake hanya sukses besar di industri musik.
1. Karier bermusik
Childish Gambino
Childish Gambino, rapper asal Amerika. (Foto: Commons Wikimedia)
Donald Glover memulai karier bermusiknya pada 2008. Saat itu, ia telah menggunakan nama panggung Childish Gambino untuk merilis mixtape ‘Sick Boi’.
Pada 2009 hingga 2010, Gambino merilis total empat mixtape secara independen, ‘Poindexter’, ‘I Am Just a Rapper’, ‘I Am Just A Rapper 2’, dan ‘Culdesac’. EP pertamanya pun rilis pada 2011 bersamaan dengan hit single ‘Freaks and Geeks’.
Meski baru memiliki total lima mixtape dan satu EP, Gambino berani membuat tur Amerika Serikat bertajuk ‘IAMDONALD’ pada April 2011. Karena tur itu, nama Childish Gambino kian populer dan album ‘Camp’ yang rilis pada November 2011 laku keras dipasaran.
ADVERTISEMENT
Pada 2013, Gambino baru merilis album lagi. Album tersebut bertajuk ‘Because the Internet’ yang berisikan total 19 lagu, termasuk beberapa hit single, seperti ‘3005’, ‘Crawl’, dan ‘Sweatpants’.
Pada 2016, Gambino menggelar konser bertajuk ‘Pharaos Experience’ di California, Amerika Serikat sekaligus merilis album ketiga, yakni ‘Awaken, My Love!’. Jika Gambino unjuk kebolehan ngerap di dua album pertama, di album ketiga ia lebih banyak bernyanyi diiringi musik dengan berbagai genre, mulai dari psychedelic soul, funk, hingga R&B.
Album tersebut diterima dengan baik oleh masyarakat dan mendapat nominasi untuk kategori ‘Album of the Year’ di Grammy Awards 2018. Lagu ‘Redbone’ bahkan memenangkan kategori ‘Best Traditional R&B Performance’.
Pada 2018, Gambino merilis single ‘This is America’ yang mengundang banyak kontroversi karena mengangkat tema tentang penyalahgunaan senjata api dan kekerasan pada orang kulit hitam di Amerika Serikat. Single ini meledak dipasaran dan Gambino pun mendapat nominasi Grammy Awards 2019 di kategori ‘Record of the Year’.
Drake
Drake (Foto: Instagram @champagnepapi)
Jika Donald Glover hanya memiliki lima mixtape dan tiga album sebagai Childish Gambino, Drake jauh lebih produktif di industri musik. Prestasi bermusik Drake juga lebih baik jika dibandingkan dengan Childish Gambino.
ADVERTISEMENT
Pada 2006, Drake merampungkan mixtape ‘Room for Improvement’ dibantu oleh Tre Songz dan Lupe Fiasco. Satu tahun berselang, Drake langsung merilis mixtape ‘Comeback Season’ dan menjadi artis Kanada pertama yang video klipnya diputar di BET.
Pada 2009, Drake merilis mixtape ‘So Far Gone’ yang bisa diunduh secara gratis di OVO. Single ‘Best I Ever Had’ dan ‘Successful’ dari mixtape tersebut, sukses mendapat sertifikasi emas dark RIAA. Drake juga sukses memenangkan kategori ‘Rap Recording of the Year’ di Juno Awards 2010 berkat mixtape itu.
Pada 2010, Drake yang telah bergabung bersama Young Money milik Lil Wayne menelurkan album perdana ‘Thank Me Later’. Album tersebut memenangkan kategori ‘Best Rap Album’ di Grammy Awards 2011 dan single ‘Over’ juga sukses mendapat nominasi.
ADVERTISEMENT
Pada 2013, Drake merilis album ‘Nothing Was the Same’ yang langsung menduduki posisi satu di Billboard 200 Amerika Serikat. Kesuksesan yang lebih fantastis Drake torehkan ketika album ‘Views’ rilis pada 2016.
Album ‘Views’ sukses mengalahkan ‘Devide’ milik Ed Sheeran, dan menjadi album terpopuler di Spotify. Album tersebut juga sukses memenangkan 13 penghargaan di Billboard Music Awards 2017.
Pada Grammy Awards 2017, Drake juga sukses memenangkan dua penghargaan di kategori ‘Best Rap/Sung Performance’ dan ‘Best Rap Song’. Di BET Hip-Hop Awards 2016, Drake masuk ke dalam 10 nominasi dan memenangkan kategori ‘Album of the Year’ dan ‘Best Hip-Hop Video’.
Tahun lalu, Drake menelurkan album ‘Scorpion’. Single ‘God’s Plan’ dari album itu pun sukses mendapat nominasi di kategori ‘Record of the Year’ pada Grammy Awards 2019.
ADVERTISEMENT
2. Karier selain musik
Childish Gambino
Childish Gambino. (Foto: AFP/Angela Weiss)
Karier Childish Gambino jauh lebih cemerlang di luar industri musik. Pada 2006, produser David Miner tertarik untuk menggaet Gambino sebagai penulis naskah untuk serial ‘30 Rock’ yang tayang di NBC.
Gambino menjadi penulis untuk serial komedi tersebut selama tiga tahun. Naskah musim ketiga serial ‘30 Rock’ yang Gambino ciptakan bahkan berhasil memenangkan Writers Guild of America Awards 2009.
Pada 2013, FX meminang Gambino sebagai penulis dan eksekutif produser untuk acara musik bertajuk ‘Atlanta’. Pada 2015, Gambino mendapat nominasi di berbagai ajang penghargaan bergengsi, termasuk 'Golden Globe Awards' dan 'Emmy Awards'.
Selain menjadi penulis, Gambino juga populer sebagai aktor. Pada 2013, ia bermain sebagai pemain pendukung di film ‘The To Do List’ dan serial ‘Girls’.
ADVERTISEMENT
Pada 2015, Gambino bermain di film ‘The Martian’ bersama Matt Damon. Selain itu, ia juga bermain di film ‘Magic Mike XXL’ serta mendaur ulang lagu ‘Marry You’ karya Bruno Mars untuk soundtrack di film tersebut.
Nama Gambino semakin populer ketika berperan sebagai Lando Calrissian di film ‘Solo: A Star Wars Story’ (2018). Film blockbuster lain yang Gambino perankan adalah live-action ‘The Lion King’ yang akan tayang tahun ini.
Drake.
Drake. (Foto: Instagram @champagnepapi)
Jika Childish Gambino sangat sukses di luar industri musik, Drake kurang banyak mendulang prestasi di luar musik. Ia hanya pernah menjadi aktor di satu serial televisi dan tidak pernah lagi menerima tawaran serupa.
Di usia 15 tahun, Drake menjadi aktor di serial drama ‘Degrassi: The Next Generation’ (2001). Drake dinilai sukses memerankan tokoh Jimmy Brooks dan ia pun tampil dalam total 145 episode sejak 2001 hingga 2007.
ADVERTISEMENT
Setelah serial tersebut rampung, Drake benar-benar fokus bekerja di indusri musik. Ia sempat terpilih sebagai karakter utama di permainan konsol ‘Gears of War 3’ (2011), namun tidak jadi karena jadwal tur ‘Away from Home’ masih terlalu padat.
Di tahun yang sama, Drake juga sempat bernegosiasi untuk berperan di film ‘Arbitrage’. Namun, ia tak jadi mengambil peran tersebut karena sedang fokus mempersiapkan album ‘Nothing was the Same’.
Hingga saat ini, Drake masih terus fokus berkarier di industri musik. Ia pun tidak pernah lagi menjadi aktor di film atau serial televisi.
3. Prestasi
Childish Gambino
Childish Gambino. (Foto: AFP/Angela Weiss)
Hingga saat ini, Childish Gambino tela memenangkan 31 penghargaan dari 131 nominasi di banyak ajang penghargaan bergengsi. Bukan cuma di musik, Glover juga memenangkan beberapa penghargaan dari industri film dan serial televisi.
ADVERTISEMENT
Pada 2016, Gambino menerima penghargaan berkat serial ‘Atlanta’, yakni dua Golden Globe Awards dan Emmy Awards. Di Emmy Awards sendiri, Glover menjadi aktor kulit hitam pertama yang sukses memenangkan penghargaan.
Di Grammy Awards, Glover memenangkan satu dari 12 nominasi, yakni ‘Best Traditional R&B Performance’ berkat lagu ‘Redbone’. Tahun ini, lagu ‘This is America’ menjadi nominasi di empat kategori, termasuk ‘Record of the Year’, dan ‘Best Music Video’, sedangkan lagu ‘Feels Like Summer’ menjadi nominasi di kategori ‘Best R&B Song’.
Drake.
Drake. (Foto: AFP/Bryan R. Smith)
Jauh berbeda dari Childish Gambino, Drake telah memenangkan total 105 penghargaan dari 475 nominasi di banyak ajang penghargaan bergengsi. Layaknya Gambino, Drake juga memenangkan penghargaan dari industri musik dan film, serta serial televisi.
ADVERTISEMENT
Pada 2002, Drake memenangkan 'Young Artist Awards' 2002 berkat perannya di serial televisi ‘Degrassi: The Mext Generation’. Kategori yang dimenangkan adalah Best Ensemble.
Drake juga telah memenangkan tiga dari 35 nominasi di Grammy Awards sepanjang karier. Grammy Awards pertama yang dimenangkannya adalah ‘Best Rap Album’ berkat album ‘Take Care’, sedangkan single ‘Hotline Bling' juga sukses memenangkan kategori ‘Best Rap/Sung Performance’, dan ‘Best Rap Song’ pada Grammy Awards 2017.
Tahun ini, album ‘Scorpion’ membawa Drake mendapat empat nominasi di Grammy Awards. Single ‘Sicko Mode’ yang Drake nyanyikan bersama Travis Scott, juga mendapat satu nominasi di kategori ‘Best Rap Song’.
Pengumuman para pemenang Grammy Awards 2019, baru akan dilakukan pada 10 Februari mendatang, di Staples Center, Los Angeles.
ADVERTISEMENT
Jadi, dari dua musisi tersebut, siapa rapper pilihanmu. Drake atau Childish Gambino?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan