Kumparan Logo

Edward Akbar Dihujat, Kimberly Ryder Klarifikasi soal Melahirkan di Bidan

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kimberly Ryder dalam lanjutan sidang perceraian dengan Edward Akbar, di PA Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2024). Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kimberly Ryder dalam lanjutan sidang perceraian dengan Edward Akbar, di PA Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2024). Foto: Giovanni/kumparan

Di tengah proses perceraiannya dengan Kimberly Ryder, Edward Akbar sempat dihujat lantaran membiarkan sang istri melahirkan di bidan. Terkait hal ini, Kimberly memberikan pembelaan untuk Edward.

Kata Kimberly, momen tersebut terjadi saat dirinya melahirkan anak kedua. Dia mengaku bahwa saat itu memang bersamaan dengan pandemi COVID-19.

"Pas di sini terus tiba-tiba COVID, terus tiba-tiba hamil lagi, kalau gak salah Edward juga ngasih opsi kenapa gak lahiran di bidan aja. Aku mikir-mikir, ya bisa juga sih, apa salahnya," ungkap Kimberly Ryder di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Rabu (14/8).

Kimberly Ryder dalam konferensi pers film Bangsal Isolasi, XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (18/7). Foto: Giovanni/kumparan

Kimberly mengaku tak keberatan dengan saran Edward untuk menjalani persalinan di bidan. Berkaca pada buah hati pertamanya, Kimberly tak masalah melahirkan dengan bantuan bidan.

Anak pertamanya lahir di rumah sakit besar di Inggris. Namun, saat itu, pemain film Winter in Tokyo tersebut hanya ditangani oleh bidan.

"Kan juga banyak orang lahiran di bidan aman-aman aja. Anak pertama aku baru setahun yang lalu nih lahiran dan normal," kata Kimberly.

Kimberly Ryder dan Edward Akbar. Foto: Instagram @kimbrlyryder

"Dan yang kedua juga akan normal juga. InsyaAllah akan aman," tambahnya sembari mengingat momen tersebut.

Kimberly sendiri sangat menghormati profesi bidan. Sehingga dia merasa tak perlu ragu untuk menjalani proses persalinan dengan bantuan bidan di Tanah Air.

"Bingung juga (dibilang gaya hidup sederhana). Karena gak ingin membedakan aja aku sama warga Indonesia seperti umumnya ya, ya sudah kita sama-sama aja, hidup ada perjuangannya," tandasnya.