Eks Pengacara: Vanessa Angel Sendiri yang Minta Diluruskan Beritanya

Kasus dugaan prostitusi online yang menjerat Vanessa Angel menimbulkan sejumlah masalah baru. Salah satunya berhubungan dengan pengacara yang disiapkan Jane Shalimar, selaku sahabat, untuk membela Vanessa dalam kasus tersebut.
Pengacara bernama Muhammad Zakir Rasyidin itu mengaku tak lagi menjadi kuasa hukum Vanessa pada Selasa (8/1) malam. Menyusul pernyataan tersebut, di akun gosip media sosial, beredar surat pencabutan kuasa yang ditujukan kepada Zakir serta diberi meterai dan dibubuhi tanda tangan Vanessa.
Selain itu, manajer Vanessa, Lidya, juga mengirimkan broadcast message kepada wartawan terkait Zakir sebagai pengacara dari pesinetron kelahiran 21 Desember 1991 tersebut.
"Kuasa hukum Muh. Zakir Rasyidin benar kuasa hukum Vanessa. Akan tetapi, kuasa hukum melakukan konferensi pers tanpa melakukan konfirmasi atau persetujuan Vanessa Angel. Kami memohon maaf dan sudah mencabut kuasa tersebut," tulis Lidya pada broadcast message yang dikirimkannya, Selasa malam.

Tak tinggal diam, melalui akun Instagram pribadinya, @muhammadzakirrasyidin, maupun aplikasi berbalas pesan kepada kumparan, Zakir memberikan tanggapannya terkait pernyataan dari Lidya.
"Saya tidak ingin berpolemik untuk menciptakan opini baru terkait kasus prostitusi. Sebab, meskipun VA sudah bukan klien saya lagi, namun karena kode etik profesi, maka wajib saya harus menjaga kerahasiaannya. Tetapi, ada beberapa hal yang harus saya luruskan, terkait pernyataan manager VA bahwa saya, pengacara, melakukan konferensi pers tanpa konfirmasi," tulis Zakir, Rabu (9/1) pagi.
Zakir kemudian menyampaikan bahwa mobil yang ditumpangi Vanessa Angel setelah sampai di Bandara Halim Perdanakusuma adalah miliknya. Ia mengaku ada di dalam mobil tersebut bersama mantan kliennya saat itu.
"Tentu di dalam mobil ada perbincangan, termasuk perbincangan soal konferensi pers untuk meluruskan berita-berita yang menurut VA perlu diluruskan. Yang meminta untuk diluruskan beritanya adalah VA, bukan saya," tegas Zakir.

Ia mengaku paham betul bahwa kasus yang menimpa Vanessa Angel bukan ajang untuk mencari panggung dan tugasnya hanya untuk meluruskan pemberitaan terkait pemain sinetron 'Layla Majnun' tersebut.
"Secara moral society, VA sudah terhukum dengan hukuman sosial sehingga tugas saya adalah meluruskan berita-berita itu meskipun pada akhirnya ada pertentangan dengan nurani saya sebagai lawyer. Sehingga mundur lebih Baik daripada harus bertahan yang implikasinya nanti jauh lebih besar, bukan kepada VA saja, tetapi juga kepada profesi saya," tandas Zakir.
