Entertainment
·
12 Januari 2018 16:25

Eric Clapton Hampir Tuli

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Eric Clapton Hampir Tuli (402092)
Eric Clapton (Foto: Facebook @ericclapton)
Sudah lebih dari 50 tahun Eric Clapton berkarya di industri musik. Selama itu, Clapton telah melahirkan lebih dari 20 album dan menyambangi berbagai kota di belahan dunia untuk memamerkan karyanya.
ADVERTISEMENT
Melelahkan. Kata itu rasanya tepat untuk diucapkan saat mendengar cerita perjalanan karier Clapton. Tampil di hadapan banyak orang saat kondisi badan sedang tidak fit dan berpeluh adalah hal yang biasa untuk pria berusia 72 tahun itu. Yang penting, para pecinta musiknya dapat menikmati karya-karyanya yang tak lekang oleh waktu.
Beberapa waktu lalu, pelantun 'Wonderful Tonight' itu bercerita tentang kondisinya saat ini. Dikutip dari wawancara BBC Radio 2 dilansir NME, Clapton mengaku bahwa dia sudah hampir tuli saat ditanya soal kondisi kesehatannya saat ini.
Eric Clapton Hampir Tuli (402093)
Eric Clapton (Foto: Wikimedia Commons)
"Satu-satunya hal yang aku pedulikan saat ini adalah, usiaku sudah 70 tahun dan aku harus tetap mahir (sebagai seorang musisi). Maksudku, aku akan tuli. Aku mengidap tinnitus (telinga terus berdesir), dan tanganku cukup bekerja saja," ungkap pria yang sedang mempromosikan film dokumenternya yang berjudu; 'Eric Clapton: Life in 12 Bars' itu.
ADVERTISEMENT
Selain itu, menurut laporan wawancara Classic Rock Magazine, Clapton mengakui bahwa dirinya sudah sakit-sakitan.
"Aku sering sakit sejak tahun lalu. Awalnya sakit punggung di bagian bawah, lama-lama berubah jadi peripheral neuropathy (penyakit saraf). Di situlah aku merasa ada kejutan listrik yang terjadi di kaki. Aku harus memikirkan bagaimana menghadapi beberapa hal lain saat aku tua," terangnya.
Menutup perbincangan, penyanyi lagu 'Tears in Heaven' ini tetap ingin tampil di depan orang banyak karena hal itu membuatnya bahagia.
"Aku harap, orang-orang akan datang dan melihatku hanya karena, mereka penasaran. Sungguh menakjubkan mengetahui diriku masih ada di sini (diterima oleh masyarakat," ucapnya.
"Aku pikir, penting untuk melihat sebuah akhir yang bahagia. Ini seperti konsep penebusan. Jika kamu ingin melihatnya, bersiaplah untuk perjalanan yang berat," tutupnya.
ADVERTISEMENT