Kumparan Logo

Fauzan Lubis Debut Film, Teringat Pesan Didi Petet dan Yayu Unru

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fauzan Lubis di jumpa pers film Operasi Pesta Copet, Selasa (18/8/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Fauzan Lubis di jumpa pers film Operasi Pesta Copet, Selasa (18/8/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Vokalis band Sisitipsi, Fauzan Lubis, terjun ke dunia akting lewat film Imajinari, Operasi Pesta Copet. Meski debut, keinginan Fauzan berakting sebenarnya sudah muncul sejak belasan tahun lalu dari para mentor teaternya, termasuk almarhum Didi Petet dan Yayu Unru.

"Waktu akhirnya diputuskan untuk bermain film, jujur 14 tahun yang lalu saat saya masih di Teater Populer, almarhum Mas Didi Petet sama almarhum Mas Yayu tuh selalu bilang saat setiap kita latihan, 'Fauzan harus main film, Fauzan harus main film'," ungkap Fauzan dalam jumpa pers di Senayan, Selasa (18/8).

Namun, Fauzan mengakui bahwa berakting di depan kamera jauh lebih sulit dibandingkan bernyanyi di atas panggung. Baginya, film menuntut konsistensi yang luar biasa.

"Semuanya ada plus minus, cuman jujur yang paling butuh latihan ekstra di film. Butuh latihan ekstra sih," ucap Fauzan.

Fauzan Lubis di jumpa pers film Operasi Pesta Copet, Selasa (18/8/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Aktingnya sebagai Silet dalam film Operasi Pesta Copet sempat membuat Fauzan merasa tidak puas. Di tengah keraguan, ia memutuskan mencari bantuan dari sang kakak yang sudah lebih dulu malang melintang di dunia akting, Wafda Saifan.

"Jadi waktu itu ada satu momen kita syuting di Pestapora gitu kan. Jadi waktu set itu kurang dapet, saya kurang ngerasa kurang enak gitu kan. Akhirnya saya setelah itu saya ke kamar, saya telepon Wafda gitu," cerita Fauzan.

Kepada Wafda, Fauzan mengaku kurang memberikan performa terbaik meski sutradara sudah memberikan lampu hijau.

"Saya tanya, 'Bang ini kok gua main kayak nggak enak nih, tapi sutradara udah bilang oke, cuma gue nggak puas'. Gitu kan," kenang Fauzan.

Mendengar keluhan adiknya, Wafda Saifan mengingatkan kembali pesan spiritual dari mendiang guru mereka.

"Habis itu Wafda ngingetin lagi pesan almarhum guru kita Mas Yayu Unru, 'Zan inget kata Mas Yayu, sisakan ketidaktahuan, di situlah letak Tuhan hadir'," tutur Fauzan dengan penuh haru.

Beruntung bagi Fauzan, ia didampingi sutradara Edy Khemod yang memiliki cara unik dalam menenangkan aktor debutan. Alih-alih memberikan tekanan, Edy justru memberikan ruang bagi Fauzan untuk santai.

"Bang Khemod kayak kasih lepas dalam artian, 'Yaudah ngopi aja, santai dulu, sebat dulu'. Jadi enggak ada pressure kalau menurut gue sih gitu," tutup Fauzan.

Selain Fauzan Lubis, film Operasi Pesta Copet diperkuat jajaran aktor Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, hingga Kawaii Labiba.

Film kolaborasi Imajinari, Boss Creator selaku promotor Pestapora, serta rumah produksi Angin Segar ini hadir dengan genre drama komedi, dan jadi debut sutradara Edy Khemod. Film ini akan tayang pada 27 Agustus 2026 mendatang.