Kumparan Logo

Film Biopik Michael Jackson Pecahkan Rekor Box Office

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Michael Jackson. Foto: Jacques Soffer/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Michael Jackson. Foto: Jacques Soffer/AFP

Film biopik legenda musik dunia, Michael Jackson, memecahkan rekor box office. Film berjudul Michael itu, langsung jadi sorotan usai meraup pendapatan domestik sebesar USD 97 Juta atau Rp 1,6 Triliun dan pendapatan global sebesar USD 217 juta atau setara Rp 3,7 Triliun dalam akhir pekan pertamanya.

Pendapatan tersebut menempatkan Michael sebagai film biopik dengan pembukaan terbaik sepanjang masa. Sekaligus memecahkan rekor film biopik kelompok rap N.W.A yang berjudul Straight Outta Compton yang meraup USD 60 Juta di pekan perdananya saat tayang pada 2015 lalu.

Capaian tersebut juga jauh melampaui Bohemian Rhapsody di tahun 2018. Film biopik band legendaris Queen itu dibuka dengan pendapatan USD 51 juta atau Rp 879 miliar.

Adegan dalam film Michael. Foto: Lionsgate Movies/ YouTube

Sebelum akhirnya melampaui ekpektasi dengan pendapatan USD 910 juta atau Rp 15,7 triliun di seluruh dunia pada akhir penayangannya.

Raihan ini lantas disambut baik Produser Adam Fogelson selaku pimpinan dari Lionsgate Motion Picture Group. Fogelson mengaku senang melihat antusias penonton menyambut film tersebut.

"Mereka jelas sangat menikmati film ini, dan itu pertanda baik untuk pendapatan yang berlipat ganda," tuturnya dilansir Variety.

Film Michael garapan sutradara Antoine Fuqua, mengisahkan perjalanan legenda musik dunia, Michael Jackson. Mulai dari bergabungnya Michael dengan Jackson 5 hingga menyandang gelar King of Pop.

video youtube embed

Keponakan Michael, Jaafar Jackson, dipercaya memerankan sosok pamannya di film itu. Dalam debut aktingnya, Jaafar beradu peran dengan dengan Colman Domingo dan Nia Long sebagai orang tua Michael Jackson di film itu.

Meski meraih kesuksesan di pekan perdana penayangannya, film tersebut tak lepas dari kritikan. Sejumlah kritikus film menilai Michael hanya menggambarkan sisi 'bersih' dari kehidupan sang legenda.

Mereka menyayangkan lantaran film tersebut tak menyertakan tuduhan pelecehan seksual anak yang dilayangkan terhadap Michael Jackson di kemudian hari dalam kariernya. Akan tetapi, film tersebut mendapat sambutan positif dari para penonton.