Kumparan Logo

Film Jodoh 3 Bujang Habiskan Rp 1 Miliar Lebih Hanya untuk Kirim Peralatan

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers film Jodoh 3 Bujang di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2025). 
 Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers film Jodoh 3 Bujang di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Produser Chand Parwez mengatakan biaya syuting di Makassar untuk film Jodoh 3 Bujang lebih mahal daripada syuting di New York, Amerika Serikat.

Chand Parwez menyatakan, untuk syuting film Jodoh 3 Bujang di Makassar, menghabiskan dana lebih dari Rp 1 miliar untuk mobilisasi peralatan yang dibawa ke sana.

“Sudah Rp 1,1 miliar atau Rp 1,2 miliar mungkin. Kalau syuting di New York, dengan tim kecil, tidak akan sampai angkanya seperti itu,” kata Chand di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (26/5).

Meski menggelontorkan biaya besar, Chand mengaku tidak menyesal menggarap film Jodoh 3 Bujang karena ia bisa mengekspos kearifan lokal, budaya, dan keindahan alam Makassar.

Konferensi pers film Jodoh 3 Bujang di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Cerita Produser Chand Parwez Garap Film Critical Eleven dan Susah Sinyal

Chand Parwez menceritakan momen menggarap film Critical Eleven yang proses syutingnya dilakukan di New York dan Susah Sinyal di Sumba Timur, secara bersamaan.

Chand menyatakan bujet yang harus dia keluarkan saat syuting di wilayah Indonesia Timur lebih besar dibanding syuting di Amerika Serikat.

“Tapi, kenapa saya juga masih enggak kapok? Bagi saya, saya membawa Sumba Timur, memperkenalkan Sumba Timur yang begitu indahnya, yang tentunya memberikan kepuasan dan kepentingan yang sangat positif,” tutur Chand.

Chand mengatakan bukan hal yang mudah untuk membuat film yang mengangkat kearifan lokal karena banyak detail yang harus diperhatikan.

“Saya sudah membuat beberapa film yang mengangkat kearifan lokal, yang faktanya justru membutuhkan effort lebih besar,” ucap Chand.

Konferensi pers film Jodoh 3 Bujang di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Sinopsis Film Jodoh 3 Bujang

Jodoh 3 Bujang menceritakan mengenai tiga orang bujang bersaudara Fadly (Jourdy Pranata), Kifly (Christoffer Nelwan), dan Ahmad (Rey Bong), yang diminta orang tuanya menikah kembar.

Lantaran keterbatasan biaya dalam memenuhi tradisi ketiganya diminta nikah dalam waktu berbarengan. Namun, calon istri Fadly justru dijodohkan orang tuanya oleh pria yang lebih mapan.

Dalam waktu yang singkat Fadly diminta untuk mencari pengganti calon istrinya. Jika tidak pernikahan ketiga kakak beradik itu terancam batal.

Jodoh 3 Bujang juga dibintangi oleh Aisha Nurr Datau, Maizura, Barbie Arzetta, Elsa Japasal, Arswendy Bening Suara, dan Cut Mini.

Film garapan rumah produksi Starvision dan Rhaya Flicks itu dijadwalkan tayang di bioskop pada 26 Juni 2025.