Kumparan Logo

Francis Ford Coppola soal Film Bisu yang Membuatnya Terinspirasi Jadi Sutradara

kumparanHITSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Francis Ford Coppola. Foto: AFP/ROMAIN LAFABREGUE
zoom-in-whitePerbesar
Francis Ford Coppola. Foto: AFP/ROMAIN LAFABREGUE

Francis Ford Coppola adalah sutradara film yang sangat fenomenal. Ia dikenal berkat film The Godfather yang hingga saat ini masih dianggap sebagai salah satu cult classic.

Mola TV memberi kesempatan masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dekat sosok Francis Ford Coppola lewat program Mola Living. Coppola menceritakan berbagai hal, termasuk bagaimana mulanya ia tertarik untuk menjadi filmmaker.

Ternyata, Coppola mulanya bersekolah di jurusan teater. Dirinya mengaku sangat menyukai dunia teater. Bahkan ia mengatakan bahwa hanya teater yang bisa membuatnya betah bersekolah selama lebih dari lima bulan.

Francis Ford Coppola di Mola Living, Mola TV. Foto: Dok. Mola TV

Lantas, apa yang membuatnya beralih ke industri film? Apa film yang kemudian mengubah perspektifnya?

"Aku melihat sebuah poster film karya Sergei Eisenstein yang berjudul October: 10 Days That Shook The World. Aku menonton film itu bersama mungkin delapan orang lainnya dan aku terkagum-kagum dengan film itu. Biarpun itu adalah film bisu, aku bisa merasakan emosi dalam filmnya berkat proses editing yang apik," ujar Francis Ford Coppola dalam acara Mola Living di Mola TV, belum lama ini.

"Setelah selesai menonton, aku bilang pada diriku sendiri bahwa aku mau ingin membuat film, bukan pertunjukkan teater. Aku akhirnya tidak melanjutkan sekolah ke Yale Drama School dan justru masuk ke sekolah film di UCLA," sambungnya.

Francis Ford Coppola di Mola Living, Mola TV. Foto: Dok. Mola TV

Namun, Coppola juga menjelaskan bahwa sejak kecil ia memang ingin bekerja di industri seni. Sebab, ayahnya adalah seorang pemain flute yang sangat tersohor di masanya.

Industri seni peran yang akhirnya menjadi bidangnya datang dari sang kakek. Ia pun menjelaskan apa pekerjaan sang kakek, baik dari ibu atau ayahnya.

"Kakek dari ayahku adalah seorang engineer yang membuat vitaphone, alat yang memungkinkan untuk mengeluarkan suara di film Al Jolson, Jazz Singer. Kakek dari ibuku adalah pemilik bioskop yang biasa mengimpor film Italia untuk ditonton oleh para imigran," tuturnya.

Selain membicarakan tentang awal mula dirinya tertarik pada industri film, Francis Ford Coppola juga menceritakan tentang berbagai hal lain, termasuk mengenai fakta-fakta film The Godfather dan pandangannya tentang sineas di masa sekarang.

Silakan tonton siaran ulang Mola Living with Francis Ford Coppola di Mola TV. Jika kamu adalah penggemar Coppola, kamu pasti bisa mendapat banyak fakta-fakta menarik mengenai sutradara berusia 81 tahun itu.