Kumparan Logo

FUIB: Joshua Suherman Akan Dimaafkan, Tapi Proses Hukum Tetap Jalan

kumparanHITSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Joshua Suherman (Foto: Munady Widjaja)
zoom-in-whitePerbesar
Joshua Suherman (Foto: Munady Widjaja)

Setelah memutuskan untuk lebih banyak berkarya di belakang layar kaca dan menjadi YouTubers, nama mantan penyanyi cilik Joshua Suherman menjadi sorotan. Kali ini bukan karena baru melahirkan karya baru, namun karena diduga telah melakukan penistaan agama.

Hal itu berawal dari video berjudul 'ROASTING Cherly ex Cherrybelle by Joshua Suherman (1/3)' yang diunggah oleh aku YouTube Majelis Lucu pada 5 Oktober 2017 lalu.

Di sela materi komedi, Joshua membandingkan ketenaran dua mantan Cherrybelle, yakni Anisa Rahma dengan Cherly Yuliana Anggraini.

embed from external kumparan

"Dan yang gue bingung adalah Cherly ini, walaupun leader, dia gagal memanfaatkan kepemimpinannya untuk mendulang popularitas untuk dirinya sendiri. Terbukti, zaman dulu semua mata laki-laki tertujunya pada Annisa, Annisa, Annisa. Ya kan, semuanya Annisa?" kata Joshua kala itu.

"Padahal, skill nyanyi, ya... tipis-tipis, ya kan? Skill nge-dance, tipis-tipis. Cantik relatif, ya kan? Gue mikir, 'Kenapa Annisa selalu unggul dari Cherly?' Ah, sekarang gua ketemu jawabannya. Makanya Che, Islam! Karena di Indonesia ini ada satu hal yang tidak bisa dikalahkan oleh bakat sebesar apa pun, mayoritas," lanjutnya diakhiri tawa.

Mengetahui ada sesuatu yang kurang baik, Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) melaporkan pemain film 'Cerita Cinta' tersebut ke Bareskrim Mabes Polri, terkait dugaan penistaan agama.

Pihak FUIB pun akan memberikan maaf, apabila Joshua melakukan permintaan maaf kepada seluruh umat muslim di seluruh Indonesia, khususnya.

Rahmat Himran ketua forum umat islam (Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rahmat Himran ketua forum umat islam (Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan)

"Kita maafkan bila Joshua meminta maaf. Tapi proses yang dilaporkan di polisi akan jalan terus, karena kita ingin menimbulkan efek jera bagi para pengguna media sosia lainnya," ujar Ketua Umum FUIB, Rahmat Himran, usai melapor, Selasa (9/1).

"Sehingga orang-oran lain yang ingin melakukan pelecehan terhadap agama, agar berpikir berkali-kali sebelum melecehkan. Kalau abis minta maaf ditarik lagi (laporan), akan lebih banyak lagi yang melecehkan Islam," sambungnya.

embed from external kumparan

Namun mereka masih menunggu niat baik Joshua untuk bisa bertemu dan memberikan klarifikasi soal ucapannya yang membawa-bawa agama dalam materi stand up comedy yang diunggah ke akun YouTube Majelis Lucu.

Sementara itu, Joshua sendiri telah mendatangi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), pada Senin (8/1). Tak seorang diri, komika Ge Pamungkas juga turut hadir untuk meminta bantuan hukum atas banyaknya serangan yang diterima mereka di akun media sosial.

"Mereka menyampaikan masalah terkait materi mereka yang akhir-akhir ini jadi bahan kecaman dari beberapa orang dan dianggap menyinggung masalah agama. Jadi, mereka menyampaikan materi mereka seperti apa dan mereka minta pandangan Ansor," tutur Direktur Advokasi dan Litigasi LBH GP Ansor, Achmad Budi Prayoga.

Ge Pamungkas dan Joshua Suherman (Foto: Facebook dan kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ge Pamungkas dan Joshua Suherman (Foto: Facebook dan kumparan)

Atas masalah itu, keduanya juga meminta bantuan LBH GP Ansor untuk mendampingi dalam hal hukum. Menurut Achmad, dirinya siap untuk mendampingi Joshua dan Ge sebagai kuasa hukum.

"Semalam, Joshua Suherman dan Ge Pamungkas sekaligus minta bantuan LBH GP Ansor untuk mendampingi terkait ancaman-ancaman persekusi, bahkan upaya hukum yang dilakukan FUIB. Pokoknya, akan saya dampingi dan hadapi," tandasnya.