Fuji Ngaku Kesal Bertemu Mantan Karyawannya saat BAP
·waktu baca 2 menit

Momen penuh emosi tersaji saat selebgram Fuji menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) tambahan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (26/5). Fuji tidak sengaja ada di lokasi yang sama dengan mantan asistennya yang kini telah menyandang status tersangka.
Meski tidak ngobrol, kehadiran mantan asistennya cukup memancing amarah Fuji.
"Harusnya lega, ya, karena dia sudah menjadi tersangka mulai hari ini. Tapi tadi pas melihat dia, karena aku enggak tahu ada dia di sini, ya, rasanya tuh kayak kesel banget," ungkap Fuji.
Fuji kesal bukan hanya karena nominal uang yang digelapkan, melainkan karena perilaku dan pengkhianatan yang dilakukan oleh orang yang pernah ia percaya.
"Kayak belum ikhlas. Ini bukan sekadar uangnya aja, tapi semua perbuatan yang dia lakukan ke aku, merasa tuh aku enggak terima aja diperlakukan seperti itu," tutur Fuji.
Saat berada di dalam, Fuji sempat melihat tersangka dari kejauhan. Namun, ia sama sekali tidak berniat untuk menyapa apalagi memulai pembicaraan.
"Sempat melihat dari jauh, kayaknya dia nunduk aja. Aku kayak mau ngobrol juga enggak mau, enggak mau," tegas Fuji.
Fuji hanya berharap sang tersangka menyadari kesalahannya.
"Enggak ada harapan apa-apa, sih. Tobat-tobat aja ya, tobat dari penyimpangan dan makan uang, laptop, tobat aja sih. Jangan dilakukan lagi, udah cukup pokoknya," ujar Fuji.
Kuasa hukum Fuji, Sandy Arifin, menyebut Fuji telah menutup pintu komunikasi dengan tersangka. Sandy menyebut kliennya sudah memberikan banyak waktu namun tidak pernah ada tanggapan yang baik.
"Tadi terlapor juga ada di dalam, tapi klien kami karena memang sudah diberikan waktu beberapa kali untuk upaya mediasi, tapi tidak ada iktikad baik, jadi tadi tidak ditemui oleh Kak Uti," tutur Sandy menutup pembicaraan.
