Kumparan Logo

Gandeng Juan Reza, Mario G Klau Rilis Single Terbaru Berjudul Otak Di Mana

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mario G Klau dan Juan Reza rilis lagu Otak di Mana. Foto: Megah Music
zoom-in-whitePerbesar
Mario G Klau dan Juan Reza rilis lagu Otak di Mana. Foto: Megah Music

Musisi asal Indonesia Timur, Mario G Klau, kembali meramaikan industri musik Tanah Air lewat single terbarunya yang berjudul Otak di Mana. Dalam lagu ini, Mario menggandeng Juan Reza untuk menghadirkan karya yang penuh energi, jenaka, sekaligus sarat sindiran.

Dirilis di bawah naungan Megah Music, Otak di Mana menjadi salah satu proyek yang dipersiapkan lebih matang dibanding karya-karya Mario sebelumnya. Jika biasanya proses pengerjaan lagu hanya memakan waktu satu hingga dua bulan, kali ini ia menghabiskan sekitar tiga bulan untuk memastikan seluruh konsep dan produksinya berjalan sesuai rencana.

"Setelah ditulis dan beres dikulik, aku tinggal lanjutkan langkah berikutnya, yaitu rekaman," ujar Mario G Klau.

Mario G Klau dan Juan Reza rilis lagu Otak di Mana. Foto: Megah Music

Menariknya, lagu ini tidak lahir dari pengalaman pribadi sang penyanyi. Inspirasi justru datang dari berbagai fenomena hubungan yang kerap menjadi perbincangan di media sosial, terutama TikTok.

Menurut Mario, Otak di Mana membawa pesan sederhana namun mengena, yakni seseorang sebaiknya berpikir dua kali sebelum menyakiti pasangannya.

"Single ini muncul karena terinspirasi fenomena dan cerita-cerita yang ramai muncul di media sosial, khususnya TikTok. Menurutku, lagu ini menghadirkan pesan kalau mau nakal atau mau jahatin satu orang dalam suatu hubungan, lebih baik pikir-pikir dulu. Bisa jadi, dia lebih jahat dari kita," katanya.

Ciri khas Mario yang dikenal lewat lirik-lirik lugas dan penuh sindiran juga kembali terasa kuat dalam lagu ini. Baginya, karakter tersebut merupakan bagian dari identitas musik Indonesia Timur yang tidak ingin ia tinggalkan.

"Indonesia Timur itu identik dengan ucapan yang berani, frontal, dan penuh punchline. Hal ini justru yang menjadi ciri khas musik kami. Jadi, kalau membuat lagu yang rapi atau sopan, tidak menggambarkan karakter kami," jelasnya.

video youtube embed

Untuk memperkuat nuansa tersebut, Mario memilih Juan Reza sebagai rekan kolaborasi. Ia menilai karakter vokal dan energi yang dimiliki Juan sangat cocok dengan suasana lagu yang ramai dan penuh keseruan.

Meski mengangkat tema yang cukup dalam soal hubungan dan pengkhianatan, Otak di Mana dikemas dalam balutan musik upbeat yang membuatnya terasa ringan dan menyenangkan untuk didengarkan. Mario bahkan berharap lagu ini bisa dekat dengan kultur media sosial masa kini, termasuk menjadi soundtrack berbagai konten kreatif.

"Aku ingin lagu ini bisa diterima teman-teman TikToker, Clipper, teman-teman dancer, dan semua yang suka bikin velocity-velocity gitu. 'Otak di Mana' juga paling pas dinikmati ramai-ramai karena meski ceritanya miris, tapi musiknya enak buat dipakai joget sehingga terasa fun," ujarnya.

Selain menjadi rilisan terbaru, Otak di Mana juga menjadi bagian dari rangkaian Projek Timuran yang tengah dipersiapkan Mario. Ia mengungkapkan masih ada empat lagu baru yang akan menyusul setelah single ini, meski tidak semuanya akan mengusung warna musik yang sama.

"Setelah ini, masih akan ada empat lagu baru yang merupakan bagian dari Projek Timuran. Tapi genrenya tentu nggak melulu upbeat. Mungkin yang berikutnya akan lebih santai," bocor Mario.

Single Otak di Mana dari Mario G. Klau featuring Juan Reza kini sudah tersedia dan dapat dinikmati di berbagai platform musik digital.