Gibran Marten Putus sama Pacar karena Lakoni Adegan Ranjang dengan Erika Carlina

11 Juli 2024 12:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemain film Gibran Marten. Foto: Munady Widjaja
zoom-in-whitePerbesar
Pemain film Gibran Marten. Foto: Munady Widjaja
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Aktor Gibran Marten harus berpisah dengan kekasihnya karena melakoni adegan ranjang dengan Erika Carlina di serial Madam Rose.
ADVERTISEMENT
Gibran awalnya tak tahu jika terdapat adegan panas antara dirinya dan Erika di serial tersebut. Ia baru mengetahuinya saat menjalani proses reading.
"Yang saya perlu jelaskan, ceritanya bagus. Nah, saya enggak tahu kalau ada adegan itu, kan. Pada waktu reading, baru ketahuan ada adegan itu," kata Gibran Marten ditemui di Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (9/7).
Saat itu, Gibran tak berani jujur kepada kekasihnya soal adegan ranjang. Padahal, rekan-rekan di serial dan sutradara Jose Poernomo sudah mengingatkannya.
"Cuma saya enggak berani, ya, untuk ngomongnya. Karena kan dia bukan di dunia entertainment, jadi kayak 'ngomongnya gimana ya'," ucap Gibran.
Setelah tahu, kekasih Gibran akhirnya memutuskan berpisah. Gibran mengaku bahwa itu adalah kesalahannya.
ADVERTISEMENT
"Jadi intinya, ya sudah. Saya juga mengakui itu salah saya dan adegannya banyak. Jadi misalkan adegannya hanya satu, kayaknya enggak apa-apa," tutur Gibran.

Gibran Marten Akan Lebih Terbuka soal Pekerjaan kepada Kekasih

Pengalaman tersebut membuat Gibran memperoleh pelajaran penting soal komunikasi.
"Mungkin besok-besok saya kalau punya pasangan saya lebih ngobrol dulu, menerima pekerjaan ini atau enggak," ujar Gibran.
Gibran sendiri tak ingin mencari pasangan di kalangan dunia entertainment karena tak sanggup melihat kekasihnya beradegan panas.
"Malah saya enggak mau cari pacar di dunia entertainment, karena saya enggak akan siap lihat pacar saya ciuman gitu. Karena apa ya, mungkin orang gampang ya 'kamu harusnya profesional' tapi susahlah," tutup Gibran.