Hamil dan Alami Pengentalan Darah, Rachel Maryam Dianjurkan Tak Puasa Tahun Ini

Setelah 9 tahun menikah dengan Edwin Aprihandono, Rachel Maryam akhirnya diberi kepercayaan untuk mengandung anak pertamanya dengan Edwin. Saat ini, usia kandungan Rachel sudah menginjak bulan keempat.
Namun ternyata, Rachel mengalami pengentalan darah. Oleh karena itu, aktris berusia 40 tahun tersebut dianjurkan tak menjalani puasa Ramadhan tahun ini.
"Saya kayaknya enggak (puasa). Dokter juga menyarankan enggak puasa," ujar Rachel Maryam kepada kumparan, baru-baru ini.
Pemain film Arisan! itu bercerita bahwa dirinya harus rutin mengonsumi obat pengencer darah. Selain itu, ia juga diminta untuk banyak minum air putih.
"Kalau dalam keadaan enggak minum banyak, itu darahku akan lebih kental dan bahaya buat bayinya, karena supply gizi ke bayinya tersendat," terang Rachel.
"Jadi sepertinya tahun ini enggak berpuasa untuk bayiku. Dan itu enggak apa-apa juga, kan," imbuhnya.
Rachel Maryam berharap agar selama Ramadhan dirinya bisa menahan diri dan tak merepotkan orang-orang di rumah.
"Paling mencoba men-support orang-orang di rumah agar enggak terlalu ekstrim di tengah puasa minta ini itu," kata Rachel.
Pilih-pilih Makanan dan Ngidam Roti Jerman
Rachel Maryam mengaku sulit makan selama hamil. Ia menjadi orang yang pilih-pilih makanan karena tak bisa menyantap semua makanan yang ada di rumah.
Karena itu, Rachel meminta suaminya agar lebih kreatif dalam membuat masakan.
"Di rumah ini yang jago masak suamiku. Apalagi aku lagi hamil mau 4 bulan, masih mual-mual. Jadi makan tuh suami harus kreatif bikin makanan. Aku agak picky, misal ada makanan disuruh makan, belum tentu masuk, 'Enggak ah malas'," tutur Rachel.
Kendati demikian, Rachel mengaku dirinya sempat ngidam satu makanan yang cukup sulit ditemukan di Jakarta. Ia ingin menyantap roti Jerman yang sering dimakannya saat masih kecil.
"Ada satu roti Jerman namanya Brotchen, karena masa kecilku dibawa nenekku ke Jerman, nenekku kan orang Jerman, kalau sarapan di sana pasti dikasih itu. Nah kemarin susah banget nyari itu," ucap Rachel.
Ia melakukan segala cara supaya menemukan Brotchen. Akhirnya, setelah melakukan penelusuran di internet, Rachel menemukan orang yang bersedia membuatkan roti tersebut.
"Enggak ada yang jual, sampai aku browsing akhirnya nemu ada orang Jerman yang tinggal di Bogor, kita order minta tolong dibikinin," tutup Rachel Maryam.
