Kumparan Logo

Haydar Salishz Kuras Emosi saat Riset Korban Perang demi Film Believe

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemeran film Believe Haydar Salishz saat media visit ke kumparan, Rabu (16/7/2025). Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pemeran film Believe Haydar Salishz saat media visit ke kumparan, Rabu (16/7/2025). Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Aktor Haydar Salishz memainkan karakter Felipe dalam film Believe, produksi Bahagia Tanpa Drama dan Celerina Judisari Production. Felipe adalah korban perang dari Operasi Seroja yang terjadi mulai 1975 silam.

"Dari awal pas dapat naskah itu, Haydar sebagai Felipe itu korban perang. Persiapannya mau enggak mau, akhirnya komunikasi, dengan para korban perang. Padahal dulu waktu kecil hanya melihat perang di televisi atau film, sekarang malah riset langsung," kata Haydar saat berkunjung ke kumparan beberapa waktu lalu.

Emosi Haydar terkuras saat berbagi cerita dengan para korban perang. Haydar mendengarkan dan merumuskan cerita tersebut ke dalam layar.

"Saya mendengarkan dari sisi kerugiannya apa, trauma bagaimana, harus mendengarkan cerita yang berat di situ. Berat sekali, karena harus merumuskan dari penuturan ke screen," jelas Haydar.

Pemeran film Believe Haydar Salishz saat media visit ke kumparan, Rabu (16/7/2025). Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Cerita yang didapatkan Haydar ternyata tak jauh berbeda dengan keadaan di lokasi syuting. Riset tersebut ternyata berguna bagi Haydar agar lebih merasakan apa yang dialami karakter Felipe secara nyata.

"Pas Hari syuting pun, untuk setnya itu persis seperti perang betulan. Wah, darah di mana-mana, jadi kami merasa benar-benar korban perang tuh seperti ini," ujar Haydar.

Di balik karakter Felile, Haydar menimba dua sisi yang bisa dia renungkan saat melihat fenomena perang.

"Di satu sisi banyak korban yang enggak tahu, di lain sisi dia merasa enggak bersalah. Dia tiba-tiba dia terlibat di situasi ini, mau enggak mau harus ambil keputusan," tutur Haydar.

instagram embed

Haydar membocorkan, ada satu keputusan besar yang diambil karakternya. Keputusannya itu membuat film Believe menjadi lebih bermakna.

"Di sini ada perdebatan manusiawi. Ada satu tindakan yang dilakukan prajurit ini yang membuat Felipe sadar. Nanti bisa disaksikan sendiri keputusan Felipe apa," ucap Haydar.

Sajikan Kisah Nyata

Film Believe diangkat dari kisah nyata buku biografi Believe: Based on a True Story of Faith, Dream, and Courage. Believe merekam perjuangan prajurit Indonesia dalam Operasi Seroja tahun 1975 hingga 1999.

Produser Celerina Judisari dan Sutradara Arwin Tri Wardhana saat media visit ke kumparan, Rabu (16/7/2025). Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Selain perang, produser Celerina Judisari memastikan Believe dibungkus dengan pendekatan yang sangat personal dan humanis.

"Bahwa terjadi pertempuran besar 1975 itu menarik secara visual. Secara komersial ada, sejarah juga ada. Aku menawarkan, ada latar belakang perang. Tapi ada juga pentingnya hubungan ayah dan anak," jelas Celerina.

"Agus menjalani kehidupan anak prajurit, dan ayahnya menyatakan cinta dengan cara berbeda. Itu bisa terungkap dengan baik dalam film ini," lanjutnya.

Film ini menghabiskan 39 hari syuting dan 45 hari persiapan. Hasilnya bisa ditonton di bioskop seluruh Indonesia mulai 24 Juli.