Entertainment
·
17 Mei 2020 19:01

Ibunda Ungkap Penyebab Meninggalnya Aktor The Flash, Logan Williams

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ibunda Ungkap Penyebab Meninggalnya Aktor The Flash, Logan Williams (750213)
Logan Williams. Foto: Dok. Imdb
Penyebab meninggalnya Logan Williams, pemeran serial televisi The Flash, pada 2 April lalu akhirnya terkuak. Hal itu diketahui dari keterangan ibunda Logan, Marylse Williams.
ADVERTISEMENT
Dilansir New York Post, Marylse mengatakan berdasarkan hasil dari toksikologi awal, Logan Williams yang mengembuskan napas terakhir di usia 16 tahun, meninggal karena overdosis fentanil.
Marlyse menambahkan bahwa Logan telah berjuang melawan kecanduan opioid selama tiga tahun. Opioid adalah obat penghilang rasa sakit yang bekerja dengan reseptor opioid di dalam sel tubuh. Obat ini dibuat dari tanaman opium seperti morfin atau disintesis di laboratorium seperti fentanil.
Apabila mengonsumsi obat yang termasuk ke dalam golongan narkotika itu tanpa menggunakan resep dokter, berisiko mengalami kecanduan dan overdosis.
Setelah kepergian anaknya, Marlyse mengatakan bahwa dia bertekad untuk membawa kesadaran kepada masyarakat soal epidemi opioid. Hal itu dilakukan agar tak ada lagi korban yang berjatuhan.
ADVERTISEMENT
“Kematiannya tidak akan sia-sia. Dia akan membantu banyak orang di luar sana,” ucap Marlyse.
Kata Marlyse, sang anak sangat suka akting. Namun, lantaran terlalu banyak audisi membuat Logan terlalu stres dan butuh istirahat. Saat Logan berusia 13 tahun, Marlyse mengetahui anaknya itu mengomsumsi ganja.
Ibunda Ungkap Penyebab Meninggalnya Aktor The Flash, Logan Williams (750214)
Logan Williams. Foto: Dok. Imdb
Setelah itu, Logan mulai mengonsumsi obat-obatan lain. Hanya saja, Marlyse tidak tahu kapan buah hatinya itu mulai mengonsumsi fentanil. Saat kecanduannya itu meningkat, Logan menyangkalnya lantaran dia sangat malu.
Selama tiga tahun setelahnya, Marlyse berusaha membantu Logan untuk keluar dari masalahnya itu. Ia mengirim anaknya ke pusat perawatan yang mahal di Amerika Serikat, kemudian ke fasilitas British Columbia selama satu bulan. Dia pun tinggal di rumah sekelompok orang yang membutuhkan perhatian.
ADVERTISEMENT
“Aku melakukan segala hal yang dimungkinkan secara manusiawi, semua yang bisa dilakukan seorang ibu,” tutur Marlyse.
Terakhir kali Marlyse melihat putranya adalah pada 30 Maret lalu. Saat itu, mereka memasak makanan kesukaan Logan Williams, yaitu filet mignon dengan kentang tumbuk, bawang putih, brokoli. Mereka juga sempat bermain kartu dan mengobrol.
“Dia (Logan) bilang kepadaku, ‘Bu, aku akan bersih (dari narkoba). Aku akan menjadi lebih baik, dan aku ingin kehidupan baru dimulai.’ Hal terakhir yang kami katakan satu sama lain adalah, ‘Aku mencintaimu’,” tutup Marlyse.