Imbas Isu Pelecehan Seksual, Muncul Desakan Penghargaan Penyalin Cahaya Dicabut
·waktu baca 2 menit

Penyalin Cahaya tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Film tersebut menjadi sorotan lantaran adanya terduga pelaku pelecehan seksual dalam deretan tim produksi.
Ya, ini menjadi suatu hal yang ironis lantaran film Penyalin Cahaya mengangkat isu kekerasan seksual, sementara terduga pelaku pelecehan seksual bertindak sebagai co-writer.
Rekata Studio dan Kaninga Pictures, selaku pihak yang memproduksi film Penyalin Cahaya, sudah mengambil tindakan terkait hal tersebut. Mereka mencoret nama terduga pelaku dari kredit film.
Meski demikian, banyak netizen yang melontarkan protes dan kecaman. Menurut mereka, menghapus nama terduga pelaku saja tak cukup.
Sebagian netizen meminta agar penghargaan-penghargaan yang telah diterima film Penyalin Cahaya dicabut. Ya, seperti telah diberitakan, film Penyalin Cahaya memborong 12 Piala Citra di Festival Film Indonesia 2021, termasuk untuk kategori Film Terbaik dan Penulis Skenario Asli Terbaik.
Permintaan sebagian netizen tersebut tampak di Twitter. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
Sementara itu, sebagian netizen lain tetap mendukung dan ingin menyaksikan film Penyalin Cahaya. Salah satu yang bersikap demikian adalah sutradara Timo Tjahjanto.
"Tetep nonton Penyalin Cahaya? Pasti. The film is not made by just one person, I support good movies made by awesome people, acted by awesome talents," kicaunya di Twitter.
Timo Tjahjanto kemudian ikut diserang oleh sejumlah netizen karena tetap mendukung film Penyalin Cahaya. Ia pun mengungkap alasan mengapa memilih untuk bersikap demikian.
"Ngebelain? Gue nggak kenal dengan terlapor, tapi gue kenal dengan beberapa pemainnya dan salah satu pemain gue tau pernah aktif mencegah satu talent dilecehin di set. Naif sekali kalau berpikir mereka semua sengaja berkumpul dengan misi untuk bikin film atas penderitaan orang, otakmu itu," kicau Timo Tjahjanto.
