Kumparan Logo

Indra Bekti Ingin Buka Sekolah Public Speaking

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Indra Bekti (Foto: Munady Widjaja)
zoom-in-whitePerbesar
Indra Bekti (Foto: Munady Widjaja)

Indra Bekti sudah mengudara menjadi pembawa acara sejak tahun 1990-an. Kala itu, program televisi bernama 'Tralala Trilili' yang ia pandu bersama Agnez Mo melambungkan namanya.

Berbagai macam tawaran pun datang kepada suami dari Aldila Jelita. Bahkan saat menjadi penyiar radio, pria yang kerap disapa Bekti itu mengaku mendapatkan banyak pelajaran, terutama mengenai public speaking.

Menurut Bekti, kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking adalah suatu kemampuan yang harus dibentuk seseorang sejak dini. Sehingga, pria lulusan public speaking dari London School itu senang mencurahkan waktunya untuk mengajar hal tersebut bagi anak-anak usia sekolah dan remaja.

Ditemui di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Minggu (12/8), Bekti tengah memberikan materi public speaking bersama sejumlah alumni Abang None Jakarta Timur kepada para muda-mudi. Kegiatan tersebut dinilai penting untuk memupuk dan mengasah kemampuan bicara mereka di hadapan umum.

"Memang pendidikan itu penting ya apalagi pendidikan-pendidikan yang non-formal supaya mereka mempunyai skill. Supaya mereka ke depannya nanti mereka memiliki kemampuan untuk bisa mengembangkan bakat mereka salah satunya public speaking," kata Indra Bekti.

Indra Bekti di Kelurahan Cawang. (Foto: Ainul Qalbi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Indra Bekti di Kelurahan Cawang. (Foto: Ainul Qalbi/kumparan)

Pria berusia 40 tahun itu juga menuturkan, bahwa ia ingin mengikuti jejak Becky Tumewu, yang sudah terlebih dulu membuka sekolah public speaking. Bekerja sama dengan beberapa kerabatnya, cita-cita Bekti itu rencananya akan dibuka di sebuah kampus swasta di kawasan Jakarta Selatan.

Presenter 'Ceriwis' itu juga tak ingin membatasi usia bagi mereka yang ingin belajar public speaking. Sebab menurutnya, yang dinamakan belajar tidaklah mengenal batasan usia.

"Kami lagi kerja sama coba masukin kurikulum di situ entah apalah kita belum tahu. Mudah-mudahan keinginan kami bisa terealisasi, insyaallah amin," tuturnya.

Indra Bekti (Foto: Munady Widjaja)
zoom-in-whitePerbesar
Indra Bekti (Foto: Munady Widjaja)

Indra Bekti yang juga merupakan jebolan Abang None tahun 1997 itu mengatakan, setiap orang yang tertarik di bidang public speaking memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Bekti menuturkan, akhir tahun 1999-an menjadi pengalaman pertama kali dirinya mengajar public speaking kepada anak-anak usia dini yang tengah les modelling.

"Aduh, itu rasanya kayak guru TK mereka enggak tahu kita suruh ngapain apa, mereka juga belum ngerti yang penting ya sudahlah. Tapi (sekarang) kalau anak-anak yang di sini mereka harus kita lebih ngejelasin lagi, kita kenalin kalimat-kalimat baru buat mereka, tapi kita jelasin sesederhana mungkin," tutup Bekti.