Kumparan Logo

Indra Bruggman Hobi Bertukang

kumparanHITSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Indra L Brugman (Foto: Munady)
zoom-in-whitePerbesar
Indra L Brugman (Foto: Munady)

Aktor Indra Bruggman masih betah menyandang status sebagai seorang jomblo. Padahal sebelumnya Indra sudah memasang target untuk bisa menemukan jodoh dan menikah di tahun ini.

Sayang, hingga 6 bulan berlalu di tahun 2018, Indra terlihat masih sendiri. Karena itu, ia mulai mencari kesibukan lain ketimbang galau karena tak punya pacar.

Akhirnya selain memilih untuk berolahraga dan kumpul bersama teman-temannya, Indra juga mulai kembali menekuni hobi lamanya, yaitu bertukang dan membuat berbagai perabotan rumah.

"Saya kan orangnya enggak bisa diam. Jadi kalau ada waktu senggang ya sudah, bersih-bersih. Kayak kemarin tuh saya baru beli alat-alat tukangan, bor, gergaji mesin. Berbagai alat itu saya beli untuk sekadar menjalankan hobi saya, bikin lemari dan rak," ujarnya beberapa waktu lalu.

Indra L. Bruggman (Foto: Regina Kunthi Rosary/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Indra L. Bruggman (Foto: Regina Kunthi Rosary/kumparan)

Sadar tidak memiliki dasar-dasar ilmu tentang bagaimana cara yang aman dan baik untuk membuat berbagai perabotan rumah layaknya para tukang profesional, Indra tak menampik hobi bertukang bisa berakibat fatal.

Namun, karena hobi bertukang sudah ia jalani sejak muda, Indra pun sudah bisa mengantisipasi berbagai kesalahan yang berbahaya.

"Memang bertukang itu cukup sulit dan berbahaya, ya. Tapi, sebenarnya ini hobi yang sudah lama saya jalani, jadi ya sedikit banyak safety-nya pahamlah," kata Indra.

Indra L Brugman (Foto: Munady)
zoom-in-whitePerbesar
Indra L Brugman (Foto: Munady)

Pemain sinetron 'Jinny oh Jinny' ini pun mengaku sempat trauma untuk memegang alat-alat tukang. Beberapa tahun lalu katanya ia sempat mengalami sebuah insiden yang membuatnya nyaris kehilangan anggota tubuh.

"Ini hobi sebenarnya sudah lama saya enggak lakuin lagi. Beberapa tahun lalu itu, saya gergaji kayu enggak pakai sarung tangan, terus tangan saya hampir buntung. Jadi saya langsung berhenti, dan sempat takut banget sih," kenangnya.

Namun kini, trauma itu hilang dengan sendirinya. Ia kembali getol menjalani hobi bertukang dan berhati-hati agar insiden yang dapat membahayakan dirinya tidak terulang.