Kumparan Logo

Indra Lesmana Bakal Hadirkan Sydney Reunion di Gedebage Jazz Festival 2026

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Musisi Indra Lesmana. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Musisi Indra Lesmana. Foto: Dok. Istimewa

Musisi jazz Indonesia, Indra Lesmana, akan menghadirkan proyek Sydney Reunion dalam ajang Gedebage Jazz Festival International 2026 di Bandung Timur. Penampilan ini menjadi momen spesial karena membawa kembali semangat jazz fusion yang pernah populer di kalangan penikmat musik Indonesia.

Sydney Reunion merupakan proyek jazz fusion yang mempertemukan kembali Indra Lesmana dengan tiga musisi asal Australia, yakni Steve Hunter (bass), Dale Barlow (saksofon), dan Andrew "Andy" Gander (drum). Proyek tersebut lahir dari reuni musikal setelah hampir 40 tahun tidak bermusik bersama sejak masa studi Indra di Sydney Conservatorium of Music pada awal 1980-an.

Album Sydney Reunion dirilis pada 2024 dan menjadi album ke-100 dalam perjalanan karier Indra Lesmana. Album tersebut direkam secara live di Sydney, Australia, dengan format kuartet instrumental yang menonjolkan improvisasi dan chemistry antar musisi.

Musisi Indra Lesmana. Foto: Dok. Istimewa

"Sydney Reunion merupakan proyek rekaman yang mempertemukan saya kembali dengan sahabat-sahabat lama di Sydney, Australia, setelah hampir 40 tahun tidak bermusik bersama. Kami sempat tampil di Sydney Manly Jazz Festival dan meluncurkan album ini di Sydney Opera House pada akhir 2024," kata Indra Lesmana.

Menurutnya, membawa Sydney Reunion ke Gedebage Jazz Festival menjadi kebahagiaan tersendiri karena dapat kembali menghadirkan warna jazz fusion yang pernah digemari generasi muda Indonesia, termasuk di Bandung.

Bandung sendiri dikenal memiliki ekosistem musik yang kuat dan komunitas yang aktif. Indra menilai kondisi tersebut menjadi salah satu alasan antusiasme masyarakat Bandung terhadap musik, termasuk jazz, tetap terjaga hingga saat ini.

"Salah satu keuntungan kota seperti Bandung adalah kotanya yang tidak terlalu besar sehingga para musisinya bisa lebih guyub. Hal ini membuat komunitas musiknya lebih konsisten menjaga antusiasme masyarakat terhadap musik," ujarnya.

instagram embed

Meski Sydney Reunion berangkat dari semangat nostalgia, Indra meyakini musik jazz fusion tetap relevan bagi generasi baru. Menurutnya, musik tidak mengenal batas generasi dan jazz fusion memiliki karakter yang cair karena beririsan dengan berbagai elemen musik lainnya.

"Musik sebetulnya tidak mengenal generasi. Saya berharap karya-karya Sydney Reunion dapat dinikmati oleh siapa pun yang hadir di Gedebage Jazz Festival nanti," katanya.

Selain Sydney Reunion, Gedebage Jazz Festival International 2026 juga menghadirkan sejumlah musisi internasional dari berbagai negara. Dari Jepang hadir pemain saksofon Takahiro Miyazaki dengan pendekatan jazz fusion dan improvisasi modern.

Indra Lesmana rilis single Fairlight, kolaborasi bareng musisi jazz Australia. Foto: Dok. Istimewa

Dari Hungaria, grup Jazzbois akan membawa eksplorasi jazz elektronik dan groove modern. Sementara Singapura dan Malaysia akan diwakili oleh Andrea Cui dan Julian Chan yang menghadirkan perspektif urban jazz Asia Tenggara.

Festival yang digelar Summarecon Mall Bandung ini juga menampilkan sejumlah kolaborasi spesial, seperti Syaharani bersama Bandung Jazz Orchestra, Saung Angklung Udjo x Barry Likumahuwa, Erwin Gutawa Tribute to January Christy, hingga Krakatau Reunion.

Menurut Indra, kolaborasi menjadi salah satu kekuatan utama jazz karena genre tersebut sangat terbuka terhadap berbagai pengaruh musik.

"Jazz adalah musik yang sangat universal dan musisinya terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai lintas musik. Hal inilah yang membuat jazz terus berevolusi dan melahirkan banyak subgenre baru yang tetap relevan dengan perkembangan zaman," ujarnya.

Kehadiran nama-nama seperti Dewa 19, Maliq & D'Essentials, Barry Likumahuwa, Andre Dinuth, Bandung Jazz Orchestra, hingga Krakatau Reunion juga menunjukkan bagaimana jazz semakin dekat dengan budaya populer dan generasi muda sekaligus mempertegas semangat inklusif festival dalam menghadirkan pertemuan berbagai warna musik dan generasi dalam satu panggung.

Untuk penampilannya di Gedebage Jazz Festival International 2026, Indra memastikan Sydney Reunion akan membawakan lagu-lagu dari album mereka. Ia juga menjanjikan sejumlah kejutan khusus bagi para penonton.

"Kami tentu akan membawakan lagu-lagu dari album Sydney Reunion. Namun, kami juga telah menyiapkan beberapa kejutan khusus untuk penonton. Jadi, pastikan hadir dan menjadi bagian dari pengalaman spesial kami di Gedebage Jazz Festival International 2026," tutupnya.

Gedebage Jazz Festival International akan digelar di Summarecon Mall Bandung pada 25 - 28 Juni mendatang.