Jadi Co-Director, Kristo Immanuel Belajar Garap Film Musikal lewat Pulang Kampung

Sineas Kristo Immanuel kembali mengambil peran di balik layar sebagai co-director. Kali ini, ia mendampingi sutradara Bene Dion Rajagukguk dalam menggarap film musikal bertema keluarga dan budaya, Pulang Kampung.
Keterlibatan Kristo Immanuel sebagai co-director bukanlah yang pertama kali baginya. Sebelumnya, ia sempat jadi co-director film Kaka Boss bersama sutradara Arie Kriting.
Namun, di proyek Pulang Kampung, tantangan yang dihadapi terasa jauh lebih besar karena mengusung musikal skala masif.
"Pengalaman terbarunya sih men-direct film musikal dalam skala yang jauh, jauh lebih besar. Dan saat skalanya segini sih jujur aja, kalau boleh jujur, sulit sekali. Tapi sebuah tantangan yang sangat menyenangkan dan seru banget," kata Kristo kepada kumparan di Pondok Indah, Jakarta.
Dalam tugas di lokasi syuting, Kristo lebih banyak memusatkan perhatiannya pada pengadeganan nomor-nomor musikal, mulai dari bloking hingga koreografi gerak para pemain.
"Gua lebih banyak di musikalnya. Kalau di drama biasanya gua cuma ngebantu Bang Bene kayak teman diskusi, tapi Bang Bene tetap yang mayoritas men-direct aktor untuk pas adegan drama. Cuma kalau musikal, biasanya yang menggagaskan pertama gua dulu, yang ngonsepin gua dulu, terus nanti Bang Bene ngasih masukan," terang Kristo.
Meski awalnya tertarik karena format musikal, Kristo yang bukan berdarah Batak justru mendapatkan wawasan baru mengenai adat dan budaya Sumatera Utara selama produksi.
"Awalnya gua pengin ikut di projek ini gara-gara musikalnya, cuman yang gua enggak sangka gua malah jadi cinta sekali dengan budaya Batak ini. Walaupun gua bukan orang Batak ya, cuman kayak ada rasa bangga gitu," ungkap Kristo.
Keindahan lanskap alam Danau Toba dan sekitarnya juga meninggalkan kesan mendalam bagi Kristo. Ia menilai keindahan Pulau Samosir masih sangat jarang dieksplorasi.
"Pulau Samosir tuh menurut gue salah satu destinasi wisata yang sangat-sangat indah gitu. Correct me if I'm wrong, but I think it's underrated banget. Gua berharap salah satu harapanku setelah film Pulang Kampung tayang, lebih banyak anak muda dan teman-teman gua yang pengin liburan ke Pulau Samosir," tandas Kristo.
Film Pulang Kampung mengisahkan Daniel, pemuda Batak kelahiran Jakarta yang terpaksa pulang kampung atas perintah ayahnya belajar budaya Batak demi persiapan menjadi calon legislatif (Caleg). Ia lalu bertemu dengan Uli.
Film ini menampilkan aransemen ulang lagu-lagu populer Batak. Selain Axelo Nababan (sebagai Daniel) dan Vanessa Simorangkir (sebagai Uli), film ini turut dibintangi Lea Simanjuntak, Paulus Simangunsong, hingga Judika. Film Pulang Kampung akan tayang di bioskop pada 26 November 2026.
