Kumparan Logo

Jamie Foxx Hampir Meninggal Setelah Pingsan di Set Syuting Film Back in Action

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jamie Foxx. Foto: Mark RALSTON / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Jamie Foxx. Foto: Mark RALSTON / AFP

Jamie Foxx beberapa waktu lalu jatuh pingsan di lokasi syuting film Back in Action. Ternyata, kondisi kesehatan Jamie Foxx jauh lebih buruk dari yang banyak orang kira.

Dikutip dari AceShowbiz, seorang sumber mengatakan bahwa Foxx hampir meninggal usai pingsan. Ia berhasil diselamatkan karena tindakan dokter yang cepat.

"Jamie menderita beberapa masalah medis dan perlu segera ditangani. Kondisinya kritis selama beberapa hari dan dokter harus melakukan pertolongan hingga akhirnya dia beruntung bisa tetap hidup. Dia sangat beruntung, karena mendapat penanganan medis yang bagus," ungkap seorang sumber.

Jamie Foxx. Foto: Chris Delmas / AFP

Sumber tersebut juga menjelaskan alasan kenapa Foxx bisa pingsan di set syuting film. Menurutnya, Foxx memang selama ini sudah menderita banyak penyakit.

"Jamie punya darah tinggi yang dokter katakan bisa berujung pada penyumbatan di otak dan stroke. Dokter percaya, dia sudah lama menderita darah tinggi, jika penanganan medis kurang cepat, Jamie saat ini pasti sudah meninggal," tutur sumber tersebut.

Jamie Foxx dilarikan ke rumah sakit di Atlanta pada 11 April lalu. Kala itu, ia sedang syuting film barunya yang bertajuk Back in Action.

Jamie Foxx. Foto: Mark RALSTON / AFP

Back in Action adalah film yang juga dibintangi oleh Cameron Diaz dan Glenn Close. Seorang sumber menjelaskan bahwa tingkat stres selama syuting jadi salah satu pemicu yang membuat Foxx akhirnya pingsan.

"Selama syuting Jamie sudah merasa kesulitan. Dia senang berada di set, terlebih saat bersama Cameron," kata seorang sumber.

"Tapi, tensi di lokasi syuting memang cukup tinggi dan Cameron bahkan sempat mempertimbangkan kembali keputusannya kembali berakting setelah sembilan tahun absen," sambungnya.