Jamie Lee Curtis Produseri Film The Lost Bus: Antara Fiksi dan Kenangan Pilu
ยทwaktu baca 3 menit

Aktris pemenang Oscar, Jamie Lee Curtis, duduk sebagai produser film terbaru, The Lost Bus. Film ini mengangkat kisah nyata kebakaran dahsyat Camp Fire di Paradise, California, yang terjadi pada 2018.
Bagi Curtis, proyek ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah perjalanan emosional, mengingat ia sendiri terdampak dalam insiden tersebut.
Curtis mengaku pernah mengungsi dari rumah selama delapan bulan akibat kebakaran itu. Pengalaman pahit ini memberikan kedekatan emosional yang mendalam terhadap proyek The Lost Bus.
"Saya pikir kapan pun Anda bisa menceritakan kisah kehidupan nyata yang Anda fiksikan," ujar Jamie Lee Curtis dalam wawancara virtual, Jumat (5/9).
Tugasnya sebagai produser tidak melibatkan campur tangan langsung di lokasi syuting, terutama pekerjaan Paul Greengrass selaku sutradara.
"Paul tidak membutuhkan saya di lokasi syuting. Paul tidak membutuhkan siapa pun kecuali Paul Greengrass dan Greg Goodman serta tim pembuat film brilian yang ia bentuk," lanjut Curtis.
Curtis menjelaskan bahwa perannya lebih sebagai jembatan antara kisah nyata dan fiksi dalam film.
"Jadi pekerjaan saya sebagai produser benar-benar menjadi jembatan antara orang-orang di kehidupan nyata, John Messina, Kevin McKay, Mary Ludwig, dan fiksi yaitu film itu," tutur Curtis.
Curtiz berkomitmen membangun kepercayaan dengan para penyintas yang kisah yanh diangkat.
"Pekerjaan saya dari awal adalah membuat Kevin dan Mary memahami siapa saya, dan mencoba memberi tahu mereka bahwa saya berjanji tidak akan pernah berbohong kepada mereka," tutur aktris berusia 65 tahun itu.
Curtis memastikan The Lost Bus dibuat dengan integritas dan menghormati kota Paradise serta para pahlawannya. Meskipun The Lost Bus dirilis sebagai sebuah hiburan, Curtis menekankan bahwa intinya adalah integritas.
"Meskipun kami akan membuat film yang akan dirilis sebagai sebuah hiburan, namun intinya adalah integritas," tegas Curtis.
"Itulah mengapa memorial adalah hal terpenting karena tentu saja itu adalah koneksi kembali ke kota yang benar-benar bertahan," lanjut Curtis.
Koneksi Personal dengan Para Penyintas
Film ini melibatkan para penyintas kejadian kebakaran dahsyat Camp Fire di Paradise, California, pada 2018, yaitu Kevin McKay dan Mary Ludwig. Ada kedekatan personal Curtis dengan mereka.
Saat ditelepon Curtis, Kevin McKay mengatakan bahwa mereka memiliki koneksi aneh.
"Dia berkata, 'Kenangan bahagia terakhir yang saya miliki dengan ibu saya,' karena ingat ibu Kevin sakit dan meninggal tak lama setelah kebakaran, 'bahwa kami pergi menonton film Halloween 2018'," cerita Curtis.
Film Halloween dibintangi Curtis memang dirilis pada Oktober 2018.
"Jadi film Halloween yang telah saya buat, keluar pada Oktober 2018 dan dia serta ibunya pergi makan malam, mereka pergi ke bioskop. Jadi dia berkata kenangan bahagia terakhir yang saya miliki dengan ibu saya adalah menonton Anda di film Halloween," kenang Curtis.
Koneksi yang tak kalah mengejutkan datang dari Mary Ludwig.
"Mary Ludwig, ketika saya menelepon dia, dia bilang 'Ayah saya pernah berkencan dengan ibumu'," ujar Curtis menirukan Mary.
Oleh karena itu, sejak awal film, Curtis mengaku memiliki koneksi yang sangat personal dengan Kevin dan Mary.
Hubungan yang terjalin selama proses produksi membuat Jamie Lee Curtis, Mary Ludwig, dan Kevin McKay kini menjadi teman dekat.
"Mary dan Kevin dan saya adalah teman yang sangat dekat," tutup Curtis.
Kedekatan emosional ini diyakini akan memberikan kedalaman dan keautentikan yang luar biasa bagi The Lost Bus. Film karya Paul Greengrass ini akan tayang secara global di Apple TV+ mulai 3 Oktober 2025.
