Kumparan Logo

Jatuh di Kamar Mandi, Teguh Esha Jalani Perawatan di Rumah Sakit

kumparanHITSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Teguh Esha (Foto: Twitter/@GodBlessRocks)
zoom-in-whitePerbesar
Teguh Esha (Foto: Twitter/@GodBlessRocks)

Sastrawan Indonesia Teguh Slamet Hidayat Adrai atau yang akrab dipanggil Teguh Esha tengah terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Pria berusia 69 tahun ini menjalani perawatan sejak hari Senin (30/1) kemarin di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Menurut sang istri, Ratnaningdiah Indrawati Santoso Brotodihardjo, Teguh harus dirawat karena sempat jatuh di kamar mandi. Awalnya penulis 'Ali Topan Anak Jalanan' dibawa ke rumah sakit di kawasan Bintaro, namun karena tidak mendapat kamar perawatan akhirnya Teguh dirujuk ke RSUD Pasar Minggu.

"Bapak jatuh pas minggu dini hari tapi bukan karena kepleset atau apa. Cuma memang kondisi bapak lagi lemah. Dia kan punya diabetes, nah naik-turun terus (gulanya). Jadi lemas terus jatuh dan kebentur. Habis itu dia keluar kamar mandi terus teriak-teriak minta tolong," ungkap Ratna saat ditemui oleh kumparan, Selasa (31/1).

Sebelumnya Teguh sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit karena gulanya mencapai angka 700. "Sakit diabetesnya sudah lama dan lagi proses penyembuhan. Bapak komplikasi sama hipertensi jadi memang harus hati-hati sekali proses penyembuhannya," kata Ratna.

Kini, Ratna dan ketujuh anaknya hanya berharap kondisi pria kelahiran 8 Mei 1947 ini segera membaik. Mereka masih menantikan hasil diagnosa dari para dokter mengingat saat ini Teguh masih memiliki keluhan sakit di kepalanya.

"Kalau buat tidur telentang masih sakit, makanya tidur miring. Untuk duduk lama juga masih sakit. Ya semoga bapak bisa lekas sehat," ujarnya penuh harap.

X post embed

Sebagai penulis novel 'Ali Topan Anak Jalanan', Teguh pernah mengecap manisnya popularitas. Pada tahun 1977 novel 'Ali Topan Anak Jalanan' meledak dan dicetak ulang sebanyak empat kali dalam waktu enam bulan. Nama Teguh semakin melejit saat novel ini diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama dan dibintangi oleh Junaedi Salat dan Yati Octavia.

Setahun berlalu, Teguh kembali mencetak sebuah karya dengan menulis sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Franky Sahilatua dan Jane Sahilatua dalam album 'Balada Ali Topan'. Ia juga menerbitkan 'Ali Topan Detektif Partikelir' yang filmnya muncul di tahun 1979. Sinetron 'Ali Topan Anak Jalanan' tayang pada tahun 1996 dan dibintangi oleh Ari Sihasale. Di tahun 2000,Teguh kembali hadir dengan novel berjudul 'Ali Topan Wartawan Jalanan'.