Jenazah Ray Sahetapy Disemayamkan di RSPAD Gatot Subroto

2 April 2025 9:27 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Aktor Ray Sahetapy di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (7/2). Foto: Aria Pradana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aktor Ray Sahetapy di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (7/2). Foto: Aria Pradana/kumparan
ADVERTISEMENT
Jenazah aktor Ray Sahetapy disemayamkan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Hal ini diketahui dari unggahan anak Ray, Rama Sahetapy.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahan di Instagram Story, Rama menyampaikan kabar duka mengenai meninggalnya Ray Sahetapy. Ray mengembuskan napas terakhir pada 1 April 2025 pukul 21.04 WIB.
Rama mengungkapkan keluarga memohon doa atas meninggalnya Ray. "Keluarga besar memohon maaf & doa. Jenazah disemayamkan di Rumah Duka Sentosa Blok C, RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat," tulis Rama.
Aktor Ray Sahetapy di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (7/2). Foto: Aria Pradana/kumparan
Surya Sahetapy mengumumkan mengenai Ray Sahetapy meninggal dunia lewat unggahan di akun Instagramnya. Ia menyampaikan pesan yang menyentuh hati.
"Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy. We always cherish the memories of our time with you. ❤️ Titip salam cinta dan kangen ke kak Gisca! 🤍," tulis Surya.
Mantan istri Ray, Dewi Yull, menyampaikan rasa duka lewat komentar di unggahan Surya yang mengumumkan mengenai meninggalnya Ray.
ADVERTISEMENT
"Innalillahi wa Inna Illaihi Roji'un semoga Alm.diberi tempat indah di sisi Allah diterima segala amal baiknya," tulis Dewi.
Karangan bunga atas meninggalnya Ray Sahetapy sebelum disemayamkan di RSPAD Gatot Subroto. Foto: Vincentius Mario/kumparan

Ray Sahetapy Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Penyakit Stroke

Ray Sahetapy meninggal dunia dalam usia 68 tahun. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Ray sempat berjuang melawan penyakit stroke sejak 2023.
Ray debut di dunia film lewat film Gadis (1980), garapan sutradara Nya' Abbas Akup. Kariernya terus berkembang hingga lewat film Noesa Penida, nama Ray dinominasikan sebagai aktor terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 1989.
Terbaru, Ray masih membintangi beberapa film populer seperti Ada film Nagabonar Reborn dan Darah Daging (2019), Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2, 100 persen Halal (2020), Jin Khodam, dan Kutukan Peti Mata (2023).
ADVERTISEMENT
Ray bertemu dengan Dewi Yull dalam film Gadis. Kemudian mereka menikah pada 16 Juni 1984. Keduanya dikaruniai empat anak, yakni Panji Surya, Gizca Puteri Agustina Sahetapy, Rama Putra, dan Mohammad Raya Sahetapy. Ray lalu bercerai dengan Dewi pada 2004.
Ray kemudian menikah dengan Sri Respatini Kusumastuti. Sementara itu, Dewi menikah lagi dengan Srikaton pada 2008.