Joko Anwar Buka Peluang Garap Ghost In The Cell Versi Penjara Perempuan
·waktu baca 2 menit

Sutradara Joko Anwar memicu rasa penasaran lewat pernyataan terbarunya mengenai pengembangan proyek Ghost In The Cell. Film yang dibintangi Abimana Aryasatya ini tengah sukses di bioskop dengan raihan 1,3 juta penonton sejak tayang 16 April lalu.
Sosok di balik IP Pengabdi Setan itu mulai melirik kemungkinan memperluas cerita ke ranah berbeda, yaitu lingkungan penjara perempuan.
"Ini masih pembicaraan awal haha," kata Joko Anwar sambil tertawa ringan, kepada kumparan, Jumat (24/4).
Sutradara yang akrab disapa Jokan ini menyebut rencana itu akan dieksekusi apabila Ghost In The benar-benar sukses. Menurutnya menarik apabila isu dalam Ghost In The Cell versi laki-laki digarap dari perspektif perempuan.
"Tapi kalau Ghost in the Cell sukses, akan menarik juga untuk melihat isu yang sama dari perspektif perempuan ya," tambah Joko Anwar.
Lebih lanjut, Jokan mengaku belum membawa ide itu ke meja diskusi bersama tim produksinya.
"Dan aku belum ngobrol juga sama produser-produserku," ucap Joko Anwar.
Sejak tayang perdana pada 16 April lalu, Ghost In The Cell telah mencuri perhatian. Ceritanya berpusat dengan kehidupan para narapidana laki-laki di sebuah penjara.
Mereka berkutat melawan entitas jahat yang mengincar kemarahan dan ketamakan setiap penghuni Lapas.
Film ini diperkuat oleh jajaran aktor papan atas seperti Abimana Aryasatya, Aming, Rio Dewanto, Lukman Sardi, Bront Palarae, Tora Sudiro, Danang, Morgan Oey, Endy Arfian, dan Kiki Narendra.
