kumparan
10 Oktober 2019 20:48

Joko Anwar Ketakutan Saat Menulis Naskah ‘Perempuan Tanah Jahanam'

Sutradara Joko Anwar
Sutradara Joko Anwar. Foto: Instagram @jokoanwar.
Setelah film ‘Pengabdi Setan’, Joko Anwar kembali menggarap film horor terbarunya, yang berjudul ‘Perempuan Tanah Jahanam’. Selain jadi sutradara, dia juga sebagai penulis skenario.
ADVERTISEMENT
Rupanya, Joko sudah menyiapkan film produksi Base Entertainment ini sejak 10 tahun lalu. Namun saat itu, dia belum siap untuk memproduksinya.
“Dulu mau ngerjain 2009 takut, karena film ini membutuhkan level teknik dan estetika yang halus banget pegangnya,” ujar Joko Anwar saat ditemui di Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (10/10).
Joko Anwar
Joko Anwar Foto: Giovanni/kumparan
Pria berumur 43 tahun ini mengatakan bahwa dirinya adalah penggemar film horor. Bahkan, dia juga menonton film horor yang menurutnya kurang bagus.
Hal itu sengaja ia lakukan agar bisa membuat film horor yang memberikan kengerian kepada penonton. Termasuk saat ia menulis skenario.
Bahkan menurut Joko, karena ingin membuatnya jadi sempurna, ia sampai takut sendiri saat menulis skenario film tersebut.
“Jadi, memang aku bertanya ke diri aku sebagai penonton horor, seperti apa yang bikin aku takut. Dan ketika aku nulis skenario ini, takut minta ditemenin,” ucap Joko.
Teaser poster ‘Perempuan Tanah Jahanam’
Teaser poster ‘Perempuan Tanah Jahanam’, film horor terbaru garapan Joko Anwar. Foto: Istimewa
Bagi pria kelahiran Medan, Sumatera Utara ini, tujuan utama dirinya membuat film horor, bukan hanya sekadar untuk memberikan jump scare yang mengagetkan penonton.
ADVERTISEMENT
“Tapi, bagaimana membuat film horor yang masuk ke dalam pikiran dan hati. Itu paling sulit, kalau ngagetin gampang. Kita mau bikin film yang orang pulang, bisa tetap nempel ceritanya,” pungkas Joko Anwar.
Film ‘Perempuan Tanah Jahanam’ bercerita tentang Maya (Tara Basro), penjaga tiket tol yang sedang sial. Suatu malam ketika bekerja, ia diserang orang tak dikenal.
Maya dan sahabatnya, Dini (Marissa Anita) pergi ke desa asal Maya, karena mendapat petunjuk bahwa keluarganya kaya dan meninggalkannya warisan yang banyak.
Setibanya di desa itu, Maya mulai dihantui beberapa sosok anak yang sudah meninggal. Seluruh penduduk desa itu pun mengincarnya untuk suatu rencana mengerikan.
Film karya Joko Anwar ini akan tayang di bioskop Tanah Air pada 17 Oktober mendatang.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan