Kanker Payudara Stadium 3, Renita Sukardi Masih Syuting Meski di Kasur

Penyakit tidak akan memberhentikan seseorang untuk terus bekerja atau mengejar mimpi mereka meski si penderita terbaring lemah di atas kasur. Hal itulah yang dialami pesinetron Renita Sukardi, salah satu pemain dalam sinetron 'Tukang Ojek Pengkolan'.
Renita divonis mengidap penyakit kanker payudara stadium 3B dan hal itu sudah dialami sejak tiga tahun yang lalu. Namun, semangat hidupnya patut diacungi jempol. Ia masih tetap bekerja sebagai aktris meski penyakit mematikan tersebut menggerogoti tubuhnya.
Perjalan hidupnya cukup inspiratif. Sebagai manusia, siapa yang bisa menerima kalau diri mereka divonis penyakit mematikan? Tapi, Renita mematahkan pemikiran tersebut dan memberi contoh bahwa ia bisa tetap berkarya tanpa merasa dibatasi.
kumparan (kumparan.com) telah merunut kronologi kejadiannya, berikut rangkumannya.
Juli 2014
Saat dihubungi kumparan, salah satu pemeran dalam sinetron 'Kenapa Harus Inul?' itu ternyata sudah mengetahui akan adanya tumor pada tubuhnya.
"Cuma sempat berobat ke dokter. Tumornya sempat hilang setelah terapi selama 2 bulanan. Setahun itu, ya, dia aktifitas biasa lagi," ujar suami Renita, Andi Hilmi Salahudin.
Tumor tersebut adalah fibroadenoma mammae, yakni tumor kecil di payudara Renita.
Tahun 2015
Muncul benjolan lagi di payudara Renita. Munculnya juga di tempat yang sama.
"Sama dokter disuruh angkat, dioperasi," ujar Hilmi.
Sebelum operasi, Renita diketahui menjalani terapi dan hampir sembuh. Namun, hasil akhirnya tidak sesuai dengan ekspektasi ibu satu anak ini. Ia malah divonis kanker payudara stadium 2.
Baca Juga:
Cerita Suami Merawat Renita Sukardi yang Mengidap Kanker Payudara
Kanker Menyebar ke Tulang, Renita Sukardi Hanya Bisa Baring di Kasur
Pesinetron Renita Sukardi Berjuang Melawan Kanker Payudara Stadium 3B
Tahun 2016
Renita pun menjalani operasi pada bulan April 2016. Operasi pun berjalan lancar. Tapi, ketika ia menjalani pemeriksaan lebih lanjut, ia ternyata belum sembuh total.
Februari 2017
Renita mengalami patah kaki setelah sebelumnya, pahanya terasa ngilu. Ternyata, kaki kanannya patah. Kaki kirinya pun menyusul setelahnya.
"Sejak itu, Renita enggak boleh turun dari tempat tidur. Dia (Renita) juga sering ngeluh sesak nafas, karena kan, nyebar ke paru-paru juga. Itu yang paling parah, sih," jelas Andi.
Andi mengaku, kaki kanan Renita sudah di-pen. Namun, kaki kirinya belum dioperasi kanrea ia harus disinar. Jadi, agar bisa di-pen, ia harus menunggu hasil radiasi. Setelahnya, ia diperbolehkan untuk menjalani operasi.
April 2017
Hingga kini, Renita belum pulih dari sakitnya. Tak hanya benjolan di payudaranya saja yang dirasa sakit, namun penyakit itu mulai menyebar ke organ tubuh lainnya. Kanker payudara yang dialaminya statusnya meningkat menjadi stadium 3B.
Sekarang, Renita sedang menjalani pengobatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk fokus pada pengobatan patah tulang kakinya. Menurut Andi, Renita belum menjalani kemoterapi, melainkan radioterapi untuk menyelamatkan kedua kakinya.
"Untuk langkah selanjutnya, tergantung dokter, bisa radioterapi atau kemo. Cuma, dia kan enggak kuat kemo, nanti minta alternatif. Tapi ya, tergantung dokter ngasih atau enggak," tandasnya.
Ada hal mencenangkan yang dilakukan pemain sinetron 'Boneka Poppy' tersebut. Meski terbaring lemah di tempat tidur dan divonis kanker payudara stadium 3B, wanita kelahiran 26 Juli 1976 ini tetap menjalani shooting sinetron 'Tukang Ojek Pangkalan'.
Meski hanya bisa terbaring di atas kasur di rumahnya, proses pengambilan gambar tetap berlangsung.
"Alhamdulillah, masih dikasih kesempatan shooting TOP lagi. Plus, shooting-nya di rumah sendiri dan enggak perlu bangun dari tempat tidur..kebayar deh kangennya," tulis Renita pada keterangan foto Instagramya.
Menjadi seorang aktris kelihatannya merupakan cita-cita utama Renita. Buktinya, ia tetap tegar dan bekerja secara profesional.
Bagi kamu, apakah kamu melakukan apa yang Renita lakukan? Kirim doamu padanya dan berikan komentarmu di bawah ini,
