Kumparan Logo

Kartika Putri Dilaporkan Balik oleh Dokter Richard Lee ke Polisi

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kartika Putri. Foto: Munady Widjaja
zoom-in-whitePerbesar
Kartika Putri. Foto: Munady Widjaja

Artis Kartika Putri beberapa waktu lalu memolisikan dokter Richard Lee atas tuduhan pencemaran nama baik. Perempuan berusia 30 tahun itu tak terima produk kecantikan yang di-endorse olehnya disebut berbahaya oleh dokter Richard dalam video YouTube.

Dokter Richard Lee rupanya sudah melaporkan balik Kartika Putri ke pihak kepolisian. Ia memasukkan laporan terhadap Kartika Putri atas dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Sumatra Selatan, sesuai dengan domisilinya.

Dokter Richard Lee dan Kartika Putri. Foto: Instagram/dr.richard_lee, Munady Widjaja

"Sudah kita laporkan balik. Intinya hampir sama. Di Polda Sumsel," kata MR Soki, kuasa hukum dokter Richard Lee, di Polda Metro Jaya, Kamis (4/2).

Dalam kesempatan yang sama, dokter Richard Lee mengatakan bahwa dirinya sempat bertemu dan berkomunikasi dengan Kartika Putri. Saat itu, perempuan yang akrab disapa Karput tersebut mengajaknya tabayun atau mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas benar keadaannya.

"Saya juga sejujurnya enggak paham maksud tabayun. Tapi, yang jelas, saya di sana datang murni untuk edukasi. Jadi, saya datang jelasin bahaya pakai ini," tutur dokter Richard Lee.

Menurut dokter Richard Lee, ia juga telah menyampaikan permintaan maafnya kepada Kartika Putri. Ketika ia berpikir persoalan mereka telah selesai, Kartika malah melaporkannya ke polisi.

embed from external kumparan

Kini, dokter Richard Lee mengaku akan menghadapi proses hukum yang sedang berjalan. Terlebih, tujuannya membuat konten memang demi kepentingan edukasi, bukan untuk menjatuhkan pihak tertentu, termasuk Kartika Putri.

"Padahal, saya itu luas banget. Semua artis tolong dipilih-pilih kalau endorsement. Jangan asal aja promosiin. Benar, dong, kalimat saya. Cuma, mungkin itu menyakiti hati dia. Kan, saya enggak tahu," pungkasnya.