Kumparan Logo

Kata Mantan Pengasuh Setelah Memandikan Jenazah Anak Karen Idol

kumparanHITSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Karen (kiri) menghadiri prosesi pemakaman anaknya, Zefania Carina, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (9/2). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Karen (kiri) menghadiri prosesi pemakaman anaknya, Zefania Carina, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (9/2). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Penyebab kematian anak Karen Idol, Zefania Carina masih menjadi teka-teki. Zefania yang berusia 6 tahun meninggal dunia diduga karena jatuh dari balkon lantai enam di apartemen kawasan One Bell Park, Jakarta Selatan pada Jumat (7/2) malam.

Selama ini, Zefania tinggal bersama dengan ayahnya, Arya Satria Claproth. Sementara Karen Idol tak tinggal bersama mereka karena sedang dalam proses perceraian.

Yang disesalkan Karen Idol dan keluarga, ia baru mengetahui anaknya meninggal sekitar 12 jam kemudian. Setelah meninggal, Zefania selanjutnya dibawa ke RS Fatmawati.

Mantan pengasuh Zefania yang sempat bekerja dengan Karen, Tiara, mengatakan bahwa keluarga besar begitu terpukul dengan kejadian ini. Bahkan Karen tidak kuat memandikan jenazah anaknya. Tiara sudah tidak bekerja mengasuh Zefania sejak majikannya berpisah.

"Aku datang ke RS Fatmawati, kaget semuanya. Jadi saat disuruh memandikan (Zefania), ibu (Karen) enggak mau, mungkin karena ibu syok enggak sanggup lihat si adik," ucap Tiara saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu (9/2) malam.

Karen menuju lokasi pemakaman anaknya Zefania Carina, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (9/2). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Tiara kemudian berinisiatif untuk ikut memandikan jenazah bocah yang dirawatnya tersebut bersama dengan dua orang lainnya. Saat memandikan jenazah, Tiara mengaku ada hal yang membuatnya penasaran.

"Kalau orang jatuh dari ketinggian pasti rusak dong (organ tubuh) kepala dia, mungkin kaki atau tangan, buka baju dia pun masih lemas kayak orang tidur. Jadi buka baju dia, mandikan, enggak ada apa-apanya, kepala dia pun enggak," terangnya.

Menurutnya, kondisi jenazah saat dimandikan terlihat ada memar, hidung berdarah. Sementara mulut dan telinganya sudah mulai menghitam.

"Saat kita balik lagi (badan) mau gosok sabunnya, di bagian tangan sebelah kiri memar, memarnya enggak separah hitam kayak telinga atau bibir. Memarnya itu kayak seperti si adik habis main-main, ya seperti itu. Punggung dia pun enggak memar-memar banget," jelasnya.

"Jadi badan dia itu mulus terakhir aku lihat dia sama ibu. Kalau dibilang patah kakinya, kalau patah kan kita pas ngangkat kan lemas, ini enggak," pungkasnya.

Setelah dimandikan, jenazah kemudian dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Selama proses pemakaman, Arya Satria Claproth tidak terlihat menghadiri prosesi pemakaman tersebut.

Suasana apartemen tempat tinggal suami Karen Idol. Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan

Ketika peristiwa terjadi, tidak diketahui secara pasti apakah Zefania sedang di rumah seorang diri atau tidak. Wemmy, pengacara dan paman Karen Idol, sempat menyatakan bahwa Arya tidak ada di lokasi kejadian ketika putrinya jatuh. Sebab, Arya sedang bekerja.

Wemmy menyampaikan hal itu berdasarkan keterangan yang ia peroleh dari pihak kepolisian. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus meninggalnya anak Karen.