Kumparan Logo

Kata Produser soal Isu Penayangan Film Jembatan Shiratal Mustaqim Dihentikan

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain film Jembatan Shiratal Mustaqim Imelda Therinne, Raihan Khan dan Agus Kuncoro saat berkunjung ke kantor kumparan.
 Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pemain film Jembatan Shiratal Mustaqim Imelda Therinne, Raihan Khan dan Agus Kuncoro saat berkunjung ke kantor kumparan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Menjelang perilisan resminya pada 9 Oktober 2025, film Jembatan Shiratal Mustaqim garapan Dee Company menjadi sorotan.

Salah satu yang mencuat isu bahwa film tersebut terancam dihentikan penayangannya karena dinilai menyinggung pihak tertentu.

Film bergenre horor spiritual ini mengangkat tema korupsi dan pertanggungjawaban moral di akhirat, dikemas dalam narasi yang sarat pesan sosial. Tema berani inilah yang disebut-sebut memicu kontroversi.

Pemain film Jembatan Shiratal Mustaqim Agus Kuncoro saat berkunjung ke kantor kumparan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Namun, Agus Kuncoro selaku pemeran utama menegaskan Jembatan Shiratal Mustaqim tidak dibuat untuk menyindir siapa pun.

“Kami tidak menuding siapa pun. Film ini hanyalah cermin, kalau ada yang merasa tersindir, mungkin karena mereka melihat pantulan diri sendiri,” ujar Agus dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Isu mengenai adanya tekanan agar film dihentikan juga dibantah langsung oleh produser, Dheeraj Kalwani.

“Kebenaran tidak bisa dibungkam. Penonton berhak melihat kisah ini apa adanya,” tegasnya dalam keterangan resmi.

Tetap Tayang Sesuai Jadwal

Alih-alih meredup, isu pelarangan justru memantik gelombang dukungan. Tagar #JembatanShiratalMustaqim dan #KebenaranTakBisaDibungkam menjadi trending di platform X (Twitter) dan Instagram.

instagram embed

Sejumlah penonton bahkan menyebut karya ini sebagai “horor tentang keadilan”, karena tidak hanya menyajikan teror, tetapi juga refleksi mengenai dosa korupsi dan konsekuensinya di akhirat.

Dee Company memastikan penayangan tetap berjalan sesuai rencana. Jembatan Shiratal Mustaqim siap hadir serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 Oktober mendatang.