Entertainment
·
2 September 2020 17:44

Kata Zulfikar Preman Pensiun Usai Diizinkan Rehabilitasi Rawat Jalan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kata Zulfikar Preman Pensiun Usai Diizinkan Rehabilitasi Rawat Jalan (6366)
Pengacara Henky Solihin (kiri) dan Zulfikar alias Jamal Preman Pensiun. Foto: Dok. Henky Solihin
Zulfikar, pemeran Jamal dalam sinetron Preman Pensiun, kini sudah bisa bernapas lega. Pengajuan rehabilitasi kecanduan narkobanya telah dikabulkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jabar.
ADVERTISEMENT
"Ya, yang bersangkutan direhabilitasi rawat jalan. Tapi dia tetap wajib lapor seminggu sekali," ujar Kepala BNN Jabar Brigjen Sufyan Sarif via ponselnya, baru-baru ini.
Kata Zulfikar Preman Pensiun Usai Diizinkan Rehabilitasi Rawat Jalan (6367)
Pengacara Henky Solihin (kiri) dan Zulfikar alias Jamal Preman Pensiun. Foto: Dok. Henky Solihin
Kabar ini juga telah dibenarkan oleh kuasa hukum Zulfikar, Henky Solihin. Henky menyebut Zulfikar sudah bebas per hari ini.
"Jamal hari ini bisa menghirup udara segar, bisa beraktivitas lagi seperti seperti semula. Mudah-mudahan ini jadi pelajaran yang terakhir, agar berhati-hati memilih pergaulan," ucap Henky dalam video yang dikirimkan ke kumparan, Rabu petang.

Permintaan Maaf Zulfikar Preman Pensiun

Dalam video tersebut, Zulfikar buka suara. Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian dan juga pihak BNN yang sudah mengabulkan permintaan rehabilitasinya.
"Saya mengucapkan terima kasih untuk Satres Polrestabes Bandung, juga BNNP Jabar dengan kaitannya permohonan yang diajukan oleh Bang Henry, diterima dan dikabulkan," katanya.
Kata Zulfikar Preman Pensiun Usai Diizinkan Rehabilitasi Rawat Jalan (6368)
Zulfikar atau 'Jamal' Pemeran Preman Pensiun kembali ditangkap karena narkoba. Foto: Dok. Istimewa
Selain itu, Zulfikar juga meminta maaf pada masyarakat karena dirinya kembali terjerat narkoba. Ke depannya, ia berharap bisa lebih bijaksana memilih pergaulan.
ADVERTISEMENT
"Mudah-mudahan saya bisa lebih dewasa, apalagi dalam pergaulan," pungkasnya.