Kumparan Logo

Kecewa, Adik Yudha Arfandi Ungkap Pernyataan Ibunda Tamara Tyasmara soal Dante

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Adik Yudha Arfandi (tengah) di PN Jakarta Timur, Senin (9/9/2024). Foto: Vincentius Mario/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Adik Yudha Arfandi (tengah) di PN Jakarta Timur, Senin (9/9/2024). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Adik Yudha Arfandi, Ivan, mengungkap kekecewaan keluarganya atas sikap pihak Tamara Tyasmara. Ivan mengatakan tak menyangka kasus kematian Dante dibawa oleh Tamara ke ranah hukum.

Padahal, menurut Yudha pihak Tamara sudah menerima kematian Dante sebagai musibah dan menerima permintaan maaf dari Yudha. Ivan mengungkap bahwa ibunda Tamara, Ristya Aryuni, sudah menerima kepergian sang cucu karena kelalaian Yudha.

"Ya, kecewa karena ibunya Tamara sudah memaafkan dan dia bilang kalau ini musibah. Ibu Tamara bilang, kalau enggak meninggal di tangan abang saya, mungkin bisa meninggal di tangan orang lain," ungkap Ivan di PN Jakarta Timur, belum lama ini.

Tersangka Yudha Arfandi jalani rekonstruksi kasus kematian Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante anak dari Tamara Tyasmara di Kolam Renang Tirtamas, Jakarta, Rabu (28/2/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ivan mengatakan bahwa sang kakak tidak ada niat untuk membunuh Dante. Yudha katanya hanya ingin mengajarkan Dante berenang. Namun, Ivan tak memungkiri bahwa peristiwa tenggelamnya Dante memang kelalaian Yudha.

"Itu pure latihan, karena sebelumnya saya juga pernah berenang sama abang saya, sama Dante dan Tamara. Ya, terima ini kelalaian," katanya.

Terkait kondisi Yudha di penjara, Ivan memastikan sang kakak baik-baik saja. Namun, keluarga tetap berharap Yudha dapat hukuman yang ringan terkait kasus kematian Dante.

"Ya mungkin berharap yang terbaik saja, mohon doanya untuk beliau, jaga kesehatan. Kalau bisa diringankan , ya," pungkasnya.