kumparan
10 Sep 2019 7:02 WIB

Keluarga Korban Kecelakaan Dul Bersyukur Masih Dibantu Ahmad Dhani

Ibunda Ahmad Dhani, Joyce Theresia Pamela Kohler dan Abdul Qadir Jaelani bertemu dengan korban insiden kecelakaan Tol Jagorawi. Foto: Giovanni/kumparan
Putra bungsu Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani alias Dul, sempat mengalami insiden kecelakaan di Tol Jagorawi pada 2013 lalu. Kecelakaan maut itu bahkan memakan korban jiwa.
ADVERTISEMENT
Kala itu, Ahmad Dhani berkomitmen untuk memberikan santunan tetap ke keluarga korban yang ditinggalkan. Kini, setelah resmi menjadi tahanan Rutan Cipinang, Jakarta Timur lantaran tindak pidana ujaran kebencian, tersiar kabar miring yang menyebutkan komitmen tersebut berhenti dijalankan.
Kabar itu rupanya langsung dibantah pihak keluarga korban. Sri Sumarni misalnya, yang harus mengurus kedua cucunya lantaran sang anak menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
“Mungkin kadang biasa tanggal 5, kadang tanggal 7. Telat ya wajarlah dua hari. Setiap tanggal 5 itu sudah transfer, kadang telat 2 atau 3 hari, tapi itu masih wajar. Apa, dia masih sibuk apa gimana,” ucap Sri ketika ditemui di kediaman Ahmad Dhani, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (9/9).
Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani Prasetyo usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/6). Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Kata Sri, hubungan keluarganya dengan Ahmad Dhani bahkan sudah seperti saudara sendiri. Dhani disebut Sri cukup responsif ketika dia dan keluarganya membutuhkan bantuan.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, Sri menyebutkan Dhani pernah meminta cucunya menganggap Dhani seperti ayahnya sendiri. Hal ini tentu benar-benar amat membantu Sri dalam membesarkan kedua cucunya.
“Ya mudah-mudahan kita doakan, mudah-mudahan ya Ahmad Dhani tambah lagi rezekinya ya,” katanya.
Sri mengaku keluarganya mendapatkan santunan sebesar Rp 5 Juta setiap bulan. Namun, tak ada batasan pasti sampai kapan santunan itu akan diberikan.
“Kalau di surat perjanjian kita, sampai anak tersebut mandiri. Kalau waktu di tv siaran itu, kalau si anak mau kuliah silahkan, S1, S2 atau S3 silahkan,” ucap Sri.
Vonny, keluarga korban insiden kecelakaan yang melibatkan Abdul Qodir Jaelani pada 2013 Silam. Foto: Giovanni/kumparan
Sementara itu, keluarga korban lain, Vonny, menuturkan bahwa santunan yang diberikan Dhani masih berjalan lancar hingga saat ini. Dia membantah segala kabar miring yang beredar terkait komitmen tersebut.
ADVERTISEMENT
Kata Vonny, Dhani benar-benar selalu berusaha membantu pihak keluarga korban. Bahkan mereka biasa berhubungan langsung dengan Dhani jika membutuhkan sesuatu.
“Contohnya saya, anak sakit itu dibantu. Makanya kalau dibilang enggak membiayai itu enggak benar. Orang tua almarhum emang enggak tahu, yang tahu kan istrinya. Istrinya yang ditransfer langsung,” tutur Vonny.
“Sampai bantuan sekecil apapun, Mas Dhani kasih. Cuma kan kita ada segan, tapi kalau kita curhat pasti dibantu,” tambahnya.
Ibunda Ahmad Dhani, Joyce Theresia Pamela Kohler dan Abdul Qadir Jaelani bertemu dengan korban insiden kecelakaan Tol Jagorawi. Foto: Giovanni/kumparan
Meski demikian, Vonny memang enggan menyebutkan berapa jumlah yang bantuan yang diterima. Tapi kata Vonny, jumlah tersebut berbeda-beda untuk setiap keluarga.
Tak hanya itu, Ahmad Dhani rupanya juga menyediakan tunjangan hari raya (THR) untuk keluarga korban.
“Itu inisiatif Mas Dhani. Jadi enggak ada kita harus berapa, memang orang kerja dapat THR? Tapi mungkin Mas Dhani memakluminya seperti itu,” imbuh Vonny.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan