Kumparan Logo

Kembali Jadi Bagong di Pagelaran Sabang Merauke, Indra Bekti: Suatu Kebanggaan

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seniman Indra Bekti tampil dalam pentas pagelaran Sabang-Merauke 2024 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat (16/8/2024).  Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Seniman Indra Bekti tampil dalam pentas pagelaran Sabang-Merauke 2024 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat (16/8/2024). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Presenter Indra Bekti kembali terlibat dalam Pagelaran Sabang Merauke. Di tahun ini, Indra dipercaya untuk kembali memerankan tokoh Bagong.

Indra pun mengaku sudah berlatih dengan keras untuk memberikan penampilan terbaiknya di pagelaran yang mengusung tema Hikayat Nusantara ini.

"Aku jadi Bagong, ini kali kedua. Tahun lalu, aku ikut pergelaran Sabang Merauke 2024, jadi Bagong. Tahun ini kembali jadi Bagong dengan cerita yang sedikit berbeda. Tantangannya, memerankan Bagong ini enggak boleh sembarangan," ungkap Indra Bekti saat ditemui di sela-sela latihan di Wana Graha Bakti Yasa Yogyakarta, Jumat (25/7) malam.

Indra Bekti latihan bersama penari di Pagelaran Sabang Merauke. Foto: Caroline Pramantie/kumparan

Indra mengungkap bahwa untuk bisa memerankan Bagong, ia berlatih dengan sangat hati-hati karena ada nilai-nilai budaya yang harus ia jaga.

"Dia anggota Punakawan, punya nilai Sakral. Dia salah satu anaknya Semar, kami bermain di sini dengan Petruk, Semar (Butet kertarajasa). Di atas panggung benar-benar butuh energi, konsentrasi, rasa kehati-hatian," jelasnya.

Indra Bekti latihan bersama penari di Pagelaran Sabang Merauke. Foto: Caroline Pramantie/kumparan

Dalam kesempatan itu, mantan presenter Ceriwis Yo Wiss ini mengaku saat pertama kali terlibat dalam Pagelaran Sabang Merauke ini ia hanya didapuk sebagai host yang tampil di beberapa scene.

Setelahnya Indra malah diikutsertakan untuk terlibat lebih jauh dan diberi kesempatan menjadi Bagong. Meski begitu, Indra tak terlalu banyak melakukan gerakan tari saat memerankan Bagong.

"Untuk menari saya enggak terlalu banyak. Koreografinya ada, saya pastinya belajar, ada latihan. Makanya saya datang ke Yogyakarta untuk latihan biar tahu bagaimana posisi-posisinya, dialog, biar chit-chat-nya enak dengan pemain lain," ungkapnya.

"Dengan penonton juga biar mereka mengerti sebenarnya apa sih yang hendak disampaikan karena kami ini pengantar cerita. Campuran bahasa Jawa dan Indonesia. Mostly pakai bahasa Indonesia tapi gaya-gayanya Bagong. Tambah logat Jawa sedikit," sambungnya.

Dapat Dukungan sang Istri

Kembali terlibat dalam sebuah pagelaran besar seperti Sabang Merauke diakui Indra Bekti menjadi kebanggaan tersendiri. Ia pun ingin terus memperkenalkan budaya Indonesia ke generasi saat ini.

"Ini proyek besar yang diadakan iForte, pastinya ini satu kebanggaan buat saya bisa ikut mengembangkan budaya Indonesia. Karena seluruh Indonesia, nih. Budaya seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Saya ingin memberikan cerminan begitu indahnya Indonesia," bebernya.

Indra bekti bersama sutradara dan para koteografer. Foto: Caroline Pramantie/kumparan

Bahkan saat mendapat tawaran menjadi penampil dalam Pagelaran Sabang Merauke, Indra langsung menerima tanpa pikir panjang lagi. Sang istri, Aldilla Jelita juga ternyata mendukung keputusan sang suami untuk bermain di Pagelaran Sabang Merauke.

"Luar biasa. Istriku sebenarnya, sih, yang memberikan support untuk ini. Karena tahun lalu, dia menonton sama anak-anak. Mereka pastinya bangga bahwa aku menjadi bagian dari pertunjukan ini. Kita hidup di Indonesia, harus bangga sama Indonesia, sama budayanya, orangnya. Semoga gaung ini bisa sampai ke luar negeri bahwa Indonesia itu indah," pungkasnya.

Kostum karakter Jember Fashion Carnaval. Foto: Caroline Pramantie/kumparan

Untuk makin menunjukkan kekayaan warisan nusantara, dalam Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway tahun ini akan menghadirkan kostum karakter dari Jember Fashion Carnaval dan Pesona Gongdanglegi, atraksi Barongsai dari Kong Ha Hong, serta pertunjukkan drumband dan aksi dari tim cheerleaders. Selain itu, ada 31 lagu dan puluhan tarian dari hampir seluruh penjuru Nusantara yang akan ditampilkan.

Pagelaran Sabang Merauke: Hikayat Nusantara akan digelar pada 23-24 Agustus 2025 di Indonesia Arena Jakarta.