Ketika Sutradara 'Moonlight'dan 'La La Land' Bertemu Setelah Oscars

Setelah insiden memalukan di ajang Academy Awards tanggal 26 Februari lalu, banyak orang yang penasaran akan seperti apa reaksi sutradara film 'La La Land', Damien Chazelle, dan sutradara Barry Jenkins, 'Moonlight', jika keduanya bertemu.
Mereka kemudian duduk satu meja untuk berdiskusi dalam sebuah sesi pemotretan dan wawancara bersama Variety.
Jenkins lebih dulu bercerita tentang insiden di ajang Academy Awards ke-89 itu. Meski kacau, ia merasa kejadian itu memberikan efek yang menyenangkan.
"Ada sebuah foto yang menampilkan aku sedang memeluk Jordan (Horowitz, produser 'La La Land') dan Adele (Romanski, produser 'Moonlight') sedang merangkulnya. Momen itu luar biasa," ucap sutradara 37 tahun itu.
Chazelle menambahkan, ia merasa semua orang begitu bersemangat kala itu, membuatnya berpikir bahwa kejadian itu hanyalah lelucon belaka. Namun, pria berusia 32 tahun itu pun berpikir kalau momen tersebut menyenangkan.
"Aneh sebenarnya, berteman dengan rivalmu. Tapi, bersaing untuk mendapat piala Oscar kan, hal yang wajar. Jadi, bagiku menyenangkan untuk menghilangkan rasa persaingan itu di atas panggung," ungkap Chazelle.
Jenkins dan Chazelle pun sama-sama memuji film mereka satu sama lain. Menurut Chazelle, 'Moonlight' adalah film yang indah dan bisa dirasakan semua orang. Sedangkan 'La La Land' di mata Jenkins adalah sebuah film yang mengajak penontonnya untuk bernostalgia di Los Angeles, meskipun ia tidak pernah merasakannya.
Kembali ke Academy Awards, saat film besutan Jenkins disebut sebagai pemenang oleh Jordan Horowitz, ia mengaku pada Entertainment Weekly bahwa sebenarnya, ia sudah menyiapkan sebuah pidato pendek untuk kemenangannya.
Tarell Alvin McCraney (penulis naskah 'Moonlight') dan aku adalah Chiron (pemeran utama film 'Moonlight'). Aku adalah anak kecil yang tidak pernah menyangka bahwa aku akan tumbuh dan berhasil mendapatkan 8 nominasi Academy Awards. Ini bukan mimpi yang aku boleh miliki. Aku masih merasa seperti itu dan aku tidak berpikir hal itu mungkin. Tapi sekarang, aku melihat orang lain yang melihatku dan banyak kemungkinan terjadi. Jadi, jika kamu terus memikirkan tentang kemungkinan, mari kita keluarkan segala kemungkinan tersebut (agar menjadi nyata).
Namun, karena kemenangannya di luar dugaan, Jenkins tidak sanggup berkata apa-apa. Yang hanya ingin ia lakukan adalah memeluk Horowitz sebagai orang yang pertama kali mengumumkan kemenangan film garapannya.
"Aku akan terus mengingat kejadian itu sepanjang masa. Dan satu hal lagi, aku tidak akan pernah melupakan Jordan Horowitz," kata Jenkins.
