Kumparan Logo

Kilas Balik Karier Jefri Nichol, Aktor yang Hari Ini Ulang Tahun

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jefri Nichol (Foto: infogafik: Sabryna Putri Muviola/kumparan )
zoom-in-whitePerbesar
Jefri Nichol (Foto: infogafik: Sabryna Putri Muviola/kumparan )

Aktor muda Jefri Nichol berulang tahun hari ini, Selasa (15/1). Usianya kini memasuki 19 tahun.

Meski masih belia, pria kelahiran Jakarta pada 15 Januari 1999 ini punya segudang pencapaian. Terutama dalam kariernya di industri hiburan.

Untuk meramaikan ulang tahunnya, melalui story ini kumparan coba melakukan kilas balik perjalanan karier Nichol. Seperti mencapai puncak kesuksesan berkat ‘Dear Nathan’, namun juga pernah terbelit masalah hingga disomasi oleh manajemen artis.

1. Awal karier

Jefri Nichol (Foto: Munady)
zoom-in-whitePerbesar
Jefri Nichol (Foto: Munady)

Jefri Nichol memulai karier sebagai model di usia 11 tahun. Baru pada tahun 2013 ia terjun ke dunia akting. Diawali dengan peran mini seri berjudul ‘Kami Rindu Ayah’.

Sejak 2013 sampai 2015 Nichol bermain di beberapa sinetron dan FTV, termasuk ‘Keluarga Garuda di Dadaku’ (2013), ‘Rumah Untuk Bapak’ (2015), dan ‘Cinta Dalam Sepotong Terasi’ (2015).

Meski saat itu belum berusia 17 tahun, kepiawaian berakting Nichol sudah membuat banyak rumah produksi tertarik.

Pada 2016, Nichol lolos casting dan mulai melakoni proses syuting untuk film ‘Pertaruhan’ produksi IFI Cinema. Ia beradu peran dengan banyak aktor senior, seperti Tio Pakusadewo dan Adipati Dolken.

Film tersebut kemudian membuat Rapi Films tertarik memasang Nichol sebagai bintang utama di film ‘Dear Nathan’ (2017) yang fenomenal. Ia dan Amanda Rawles menjadi dua artis muda yang paling disorot publik kala itu.

2. Dear Nathan

Pemain film 'Dear Nathan: Hello Salma', Jefri Nichol. (Foto: Eny Immanuella Gloria)
zoom-in-whitePerbesar
Pemain film 'Dear Nathan: Hello Salma', Jefri Nichol. (Foto: Eny Immanuella Gloria)

Puncak kesuksesan Jefri Nichol didapat setelah memerankan tokoh Nathan di film ‘Dear Nathan’ (2017). Ia dianggap mampu dengan baik membangun /chemistry dengan lawan mainnya, Amanda Rawles, yang memerankan tokoh Salma.

Film tersebut juga membuat Nichol berhasil meraih penghargaan ‘Aktor Pendatang Baru Terpilih’ di ajang Piala Maya 2017. Ia juga menjadi nominasi ‘Pemeran Utama Pria Terpuji Film Bioskop’ di Festival Film Bandung 2018.

JNF, sebutan untuk fans club Jefri Nichol, memang telah terbentuk sejak tahun 2016 di Jakarta, namun film ‘Dear Nathan’ membuat JNF terus bermunculan di berbagai daerah di Indonesia, seperti Pontianak, Madura, bahkan Papua. Hingga kini, JNF sudah beranggotakan lebih dari 60 ribu orang.

Karena film ‘Dear Nathan’ juga Nichol digosipkan dekat dengan Amanda Rawles. Keduanya dilabeli sebagai pasangan serasi bak Primus dan Jihan Fahira di era 90an karena sering diduetkan dalam film. Termasuk ‘A: ku, Benci & Cinta’ (2017), ‘One Fine Day’ (2017), dan ‘Dear Nathan: Salma’ (2018).

Nyatanya, Nichol dan Amanda hanya bersahabat dekat. Lima kali bermain di film yang sama, tidak ada benih-benih asmara yang tumbuh di antara mereka.

“Cinlok? Emang masih zaman ya cinlok itu? Enggak lah, kita profesional aja," ujar Nichol kala ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

3. Kasus hukum

Jefri Nichol. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Jefri Nichol. (Foto: Aria Pradana/kumparan)

Pada 2018, nama Jefri Nichol sempat tercoreng karena kasus hukum. Ia disomasi oleh Baetz Management, manajemen artis pertama yang menaungi Nichol, atas dugaan penyalahgunaan kepercayaan.

Nichol dianggap tak konsekuen terkait beberapa kontrak dengan production house (PH) yang kemudian membuat Baetz mendapat teguran. Nichol dikatakan hanya menyelesaikan total 5 dari 11 film yang telah tertera dalam kontrak kerja.

Nichol juga secara sepihak memutuskan ganti management tanpa persetujuan terlebih dahulu. Karena itu, ia dituntut uang senilai Rp 5 miliar oleh Baetz Management.

Masalah tersebut akhirnya selesai secara kekeluargaan. Nichol keluar dari Baetz Management dan melanjutkan kariernya di industri hiburan hingga kini.

4. Karier saat ini

embed from external kumparan

Di awal tahun 2019, Nichol bermain di film horor ‘Dreadout’ sebagai Erik. Ia beradu peran dengan banyak artis muda lain, termasuk Ciccio Manassero, Susan Sameh, dan Marsha Aruan.

Film ‘Dreadout’ merupakan adaptasi dari game PC buatan Indonesia dengan nama serupa, ‘yakni ‘Dreadout’, yang sukses menembus pasar internasional. Ekspektasi pun kian tinggi setelah Screenplay Films mendaulat Kimo Stamboel sebagai sutradara dan penulis naskah.

Namun, akting Nichol di film tersebut terasa kurang maksimal dan mendapat banyak kritik dari masyarakat. Alur cerita dan ketegangan dalam film juga terasa tidak maksimal, meski efek CGI sudah cukup mumpuni.

Banyak yang berharap Nichol bisa meninggalkan kegagalannya di film ‘Dreadout’ dan terus memperoleh kesuksesan di film-film selanjutnya. Baru berusia 19 tahun, masih sangat mungkin Jefri Nichol mempertajam kemampuan aktingnya.