Kumparan Logo

Kilas Balik Kasus Perseteruan Medina Zein dan Marissya Icha yang Berujung Bui

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Marissya Icha dan Medina Zein. Foto: Instagram/@marissyaicha dan @medinazein
zoom-in-whitePerbesar
Marissya Icha dan Medina Zein. Foto: Instagram/@marissyaicha dan @medinazein

Medina Zein ditangkap terkait kasus pencemaran nama baik terhadap Marissya Icha dan pengancaman yang dilaporkan Uci Flowdea.

Perseteruan antara Medina Zein dan Marissya Icha sendiri bergulir cukup lama dan membuat hubungan keduanya memanas. Keduanya bahkan sempat saling membuat laporan ke polisi.

Marissya juga diketahui telah melaporkan Medina terkait dugaan laporan palsu. Pemeriksaan terkait kasus ini pun berjalan seiring Medina berada di dalam rutan Polda Metro Jaya.

Berikut kilas balik perseteruan Medina dan Marissya Icha yang berujung bui.

1. Awalnya, Marissya Icha Melaporkan Medina Zein Terkait Pencemaran Nama Baik

Marissya Icha. Foto: Instagram/@marissyaicha

Pada 5 September 2021, Marissya Icha melaporkan Medina Zein ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui media elektronik. Laporan tersebut telah terdaftar dengan nomor LP/B/4517/IX/2021/SPKT/Polda Metro Jaya.

Permasalahan mereka bermula ketika Marissya menduga Medina menjual tas KW kepada dirinya. Menurut Marissya, Medina memfitnah atau mencemarkan nama baiknya karena tak terima dirinya bersuara di media sosial terkait tas KW hingga permasalahan utang.

2. Medina dan Marissya Sempat melakukan Mediasi

Marrisya dan Medina Zein. Foto: Instagram/@marissyaicha dan @medinazein

Marissya Icha dan Medina Zein sempat menjalani mediasi dengan pihak kepolisian. Namun, mediasi tak berjalan dengan lancar.

Marissya mengungkapkan kronologi mediasi dengan Medina Zein. Menurutnya, mediasi berjalan dengan buruk karena Medina begitu sombong.

“Saat kami aksi saling lapor, Polisi sudah menjadwalkan saya dan Mbak Mz untuk Mediasi (agar dapat jalan tengah), namun tetapi Mbak Mz begitu sombong, berbicara dengan saya dan Lawyer saya saja sambil menggunakan Vape, dan memanggil saya dengan sebutan ‘Per3k’,” kata Marissya.

“Lalu saya menghampiri dia dengan tujuan memberi peringatan seperti di video tertera ‘saya bilang Anda itu begitu sombong, harusnya anda itu meminta maaf kepada saya, jangan terlalu sombong jadi orang nanti menyesal, lalu Mbak Mz tidak terima dan berdiri memancing2 serta mendoron9 saya seperti itu, lalu saya pergi meninggalkan dia dan mengangkat tangan dengan mengatakan ‘Cukup ya, tidak ada kata BERDAMAI’,” lanjutnya.

3. Marissya Icha Kembali Melaporkan Medina Zein Terkait Kasus Dugaan Laporan Palsu

Medina Zein Pake Baju Tahanan. Foto: Dok. Istimewa

Sepulang dari mediasi, Medina Zein justru curhat di media sosial dengan menyebutkan bahwa dirinya dianiaya oleh Marissya.

Medina Zein bahkan melakukan visum dan melaporkan Marissya Icha ke polisi atas tindakan penganiayaan.

Merasa tak terima dengan tuduhan Medina, Marissya Icha menunjukkan rekaman CCTV saat mereka melakukan mediasi untuk membuktikan bahwa dirinya tak bersalah. Marissya lantas melaporkan balik Medina terkait dugaan laporan palsu.

“Dengan ini saya laporkan kembali tindak Laporan palsu, yang dimana itu adalah Laporan kedua saya setelah Laporan Tindak pidana pencemaran nama baik (yang sudah di jemput paksa kemarin) Terimakasih @poldametrojaya @kapoldametrojaya @resmob_pmj @ditreskrimum_pmj 🙏🏻🙏🏻🙏🏻Dan Pengacara ku yang always Talk less Do More @ramzybaabud MANTAP 👍🏻,” ujar Marissya Icha.

4. Medina Zein Pernah Menantang Dijemput Polisi Naik Vellfire

Medina Zein tiba di Polda Metro Jaya, Kamis (7/7/2022). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Jauh sebelum dijemput paksa oleh Polda Metro Jaya, Medina Zein sempat bersikap angkuh dan menantang musuhnya, Marissya Icha. Saat itu, ia menantang Marissya agar polisi menjemputnya naik mobil mewah Vellfire, bukan mobil tahanan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Marissya Icha dalam tayangan YouTube milik Uya Kuya. Dalam video tersebut, Marissya menyetel pesan suara dari Medina Zein kepada dirinya.

“Jemput aku dong sayang, aku kirim share location rumah aku mau? Biar enggak susah nyarinya,” kata Medina Zein dalam pesan suara itu.

Lebih lanjut, cewek 30 tahun itu kemudian mengatakan bahwa dirinya pernah dijemput polisi menggunakan mobil Fortuner.

Oleh karena itu, ia meminta Marissya Icha untuk menjemputnya ke rumah dengan membawa mobil yang lebih mewah.

“Beri tahu orangnya suruh ke rumah aku, jemput aku, tapi aku enggak biasa dijemput pakai mobil tahanan. Aku tuh, kalau kemarin waktu ditangkap sama Polda Metro [tahun] 2019 itu mobilnya minimal Fortuner gitu. Jadi mobilnya yang bagus ya,” ujar Medina Zein.

“Tadi aku sudah telepon lawyer aku ya. Aku minta dijemputnya pakai Vellfire aja. Aku enggak mau pakai Fortuner, sakit badan soalnya dari Bandung ke Jakarta, kan, ya mbak, sakit punggung. Jadi, tolong pakai Vellfire ya,” sambung Medina.

5. Medina Zein Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Laporan Palsu, Status Masih Saksi

Medina Zein berbaju tahanan di Polda Metro Jaya, Senin (11/7/2022). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Marissya melaporkan balik Medina terkait dugaan laporan palsu. Kuasa hukum Marissya, Ahmad Ramzy, menyebut status laporan tersebut telah naik ke penyidikan.

"Tadi saya mendapat konfirmasi bahwa sudah dinaikkan statusnya ke penyidikan dan sekarang MZ diperiksa statusnya sebagai saksi untuk penyidikan di kasus ini," tutur Ramzy.

Ramzy mengatakan, ia telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP).

"Dari hasil SP2HP, di sini, menyatakan bahwa setelah pemeriksaan saksi-saksi yang belum lengkap, yaitu MZ yang selama ini selalu mangkir dan suaminya juga yang selalu mangkir dan telah dua kali tidak hadir, tadi saya dengar informasinya bahwa suaminya hadir juga," ucap Ramzy.

Ramzy berharap polisi bisa memeriksa pihak-pihak yang ada kaitannya dengan dugaan laporan palsu. Setelah meminta keterangan dari semua pihak, polisi bisa melakukan gelar perkara.

"Bisa dilakukan gelar perkara untuk meningkatkan status, apakah bisa ditingkatkan statusnya ke tersangka apa tidak," ujarnya.

Reporter: Sausan Sudarjat