Kilas Balik Perjalanan Karier DMX, Rapper yang Meninggal karena Serangan Jantung

10 April 2021 14:29 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah penggemar berkumpul di Rumah Sakit tempat wafatnya rapper DMX. Foto: REUTERS/Eduardo Munoz
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah penggemar berkumpul di Rumah Sakit tempat wafatnya rapper DMX. Foto: REUTERS/Eduardo Munoz
ADVERTISEMENT
Rapper DMX meninggal dunia pada Jumat (9/4) kemarin. Sebelumnya, pada Jumat 2 April lalu, pria bernama Earl Simmons ini sempat dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami serangan jantung.
ADVERTISEMENT
Namun, kondisi DMX terus menurun, hingga akhirnya ia mengembuskan napas terakhir. Ia meninggal dunia di usia 50 tahun.
Untuk mengenang mendiang DMX, mari simak kilas balik perjalanan kariernya di industri hiburan.
Rapper, DMX. Foto: Getty Images

Perjalanan Karier DMX

DMX memulai kariernya di industri musik pada tahun 1984. Saat itu, ia menjadi beatboxer untuk mendampingi Ready Ron, yang merupakan seorang rapper lokal.
Ia memilih nama DMX untuk menjadi nama panggungnya karena terinspirasi dari alat musim yang pernah digunakannya, mesin drum Oberheim DMX. Namun, selain itu, DMX juga bisa diartikan sebagai Dark Man X.
Di akhir era 1980-an, DMX sempat masuk penjara karena pembajakan mobil. Setelah bebas, ia mulai serius dalam menggarap rap-nya.
Rapper, DMX. Foto: Getty Images
DMX sempat menulis lirik lagu dan memproduksi mixtape-nya sendiri. Ia juga menjual mixtape tersebut di sudut jalan.
ADVERTISEMENT
Pada tahun 1992, DMX menandatangani kontrak dengan Columbia Records. Kariernya pun perlahan-lahan mulai menanjak naik.
DMX meluncurkan album debutnya yang bertajuk It's Dark and Hell Is Hot pada 1998. Sebanyak 251.000 eksemplar berhasil terjual dalam minggu pertama perilisannya.
Album tersebut disusul dengan album lain seperti Flesh of My Flesh Blood of My Blood, ...And Then There Was X, The Great Depression, Grand Champ, Year of the Dog...Again, dan Redemption of the Beast.
Sejumlah penggemar berkumpul di Rumah Sakit tempat wafatnya rapper DMX. Foto: REUTERS/Eduardo Munoz
Pada tahun 2012, lagunya pun sempat jadi hits dan viral yaitu lagu klasik yang berjudul Rudolph the Red-Nosed Reindeer.
Tidak hanya berkarier di industri musik, pelantun lagu Party Up itu juga terjun ke dunia seni peran. Sejumlah film yang pernah dibintanginya antara lain adalah Romeo Must Die, Lords of The Street, Pimp, Last Hour, Never Die Alone Father of Lies, Fast and Fierce: Death Race hingga Cradle 2 The Grave.
ADVERTISEMENT
Selama perjalanan kariernya, DMX pernah beberapa kali masuk ke nominasi Grammy Awards, MTV Music Award, dan American Music Award.
Di luar kesuksesannya sebagai rapper, DMX sudah berjuang cukup lama melawan ketergantungannya terhadap narkoba. Ia sudah bicara secara terbuka tentang kecanduannya pada kokain.
Pada 10 Februari 2016, DMX pernah ditemukan tak sadarkan diri di tempat parkir Ramada Inn di Yonkers, New York. Seorang saksi mata menyebut DMX menelan beberapa jenis zat sebelum 'tumbang'.
Akan tetapi, polisi tak menemukan zat ilegal. DMX juga mengaku dirinya kolaps karena serangan asma.
Laporan: Yolanda