Kumparan Logo

Kilas Balik Perjalanan Karier Sabyan Gambus

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sabyan Gambus. Foto: Instagram/sabyan_gambus
zoom-in-whitePerbesar
Sabyan Gambus. Foto: Instagram/sabyan_gambus

Grup musik Sabyan Gambus tengah menjadi sorotan. Sebabnya, kibordis mereka, Ahmad Fairus alias Ayus Sabyan, diketahui berselingkuh dengan sang vokalis, Khoirunnisa alias Nissa Sabyan.

Selama ini, Sabyan Gambus dikenal sebagai grup musik Islami. Hal tersebut membuat banyak netizen tak henti menggunjingkan perselingkuhan antara Ayus dan Nissa Sabyan.

Kelompok penyanyi Sabyan mendapatkan penghargaan AMI Award 2019 di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta, Rabu, (27/11/2019). Foto: Ronny

Mengilas balik, Sabyan Gambus didirikan pada 2015. Mereka tak serta-merta terkenal, melainkan lebih dulu memulai karier dari nol.

Dulu, Sabyan Gambus pernah mengalami masa-masa tak dibayar saat manggung. Mereka, sebelum terkenal, membuktikan eksistensi dengan mengisi acara-acara pernikahan.

Sebelum sukses bersama Sabyan Gambus, dua personelnya, Ayus Sabyan dan Kamal, sempat melewati masa-masa sulit. Mengenai itu mereka ceritakan dalam acara televisi Siyap Bos yang tayang pada tahun lalu.

Sabyan Gambus ditemui di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan

Ayus Sabyan mengaku memang sudah mempelajari gambus sejak lama. Ia sempat belajar memainkan kibor dan bergabung dengan grup band, namun gagal.

"Akhirnya, balik lagi ke gambus. Pernah jualan juga, dagang online dan buat konveksi, tapi akhirnya balik ke musik lagi," ucap Ayus Sabyan.

Sebelum terkenal seperti sekarang, Ayus juga merasakan sulitnya mencari uang dari bermain musik.

"Dibayar Rp 30 ribulah satu orang dan satu hari mainnya. Misal, dari pagi sampai pukul 21.00 WIB. Break azan, makan, nanti main lagi. Di Sabyan pun sempat mengalami begitu," ungkapnya.

Kelompok penyanyi Sabyan mendapatkan penghargaan AMI Award 2019 di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta, Rabu, (27/11/2019). Foto: Ronny

Ayus Sabyan, sebelum mempelajari gambus, lebih dulu mengenal marawis. Demikian halnya dengan Kamal.

"Sama, sih, dari marawis juga. Jaga warnet, pernah, di Priok. Marbot musala, pernah. Dulu yang penting, mah, bisa makan saja. Jadi SPG pernah, SPG sepatu," tutur Kamal.

Ayus dan Kamal pada awalnya membentuk grup musik tersebut tanpa Nissa Sabyan. Berbulan-bulan setelahnya, barulah mereka bertemu dan mulai meniti karier lewat Sabyan Gambus hingga sukses seperti saat ini.

Grup Sabyan Gambus. Foto: Munady Widjaja

Sabyan Gambus kini telah menelurkan sejumlah lagu hit. Mereka juga memiliki dua album musik, yakni Sabyan Gambus (2018) dan Bismillah (2019).

Dulu, personel mereka terdiri atas Nissa, Ayus, Kamal, Anisa Rahman, Sofwan Yusuf alias Wawan, dan Tubagus Syaifullah alias Tebe. Namun, kini tinggal tersisa Nissa, Ayus, dan Kamal.

Grup Sabyan Gambus main film 'Sabyan Mengejar Mimpi' Foto: Dok. Millenial Pictures

Sabyan Gambus juga telah merambah ke kancah akting. Perjalanan karier mereka diangkat dalam film Sabyan: Menjemput Mimpi.

Dirilis pada 27 Juni 2019, Sabyan: Menjemput Mimpi dibintangi oleh para personel juga mantan anggota Sabyan Gambus. Film tersebut disutradarai oleh Amin Ishaq.