Kilas Balik Perjalanan Karier Sapri, dari Tukang Bubur hingga Jadi Komedian

Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka setelah kepergian komedian Sapri untuk selamanya, Senin (10/5). Pria yang akrab dikenal sebagai Sapri Pantun ini mengembuskan napas terakhirnya di usia 49 tahun setelah berjuang melawan penyakit gula yang dideritanya.
Nama Sapri memang kini dikenal publik sebagai salah satu komedian ternama yang kerap melontarkan pantun-pantun jenaka dan sukses mengocok perut penontonnya.
Namun, jauh sebelum dikenal seperti sekarang, Sapri rupanya pernah melakukan beberapa pekerjaan, mulai berjualan bubur hingga kuli bangunan.
Seperti apa perjalanan karier pria yang akrab disapa Bang Sapri ini? Berikut rangkumannya.
Berjualan bubur hingga jadi kuli bangunan
Dalam obrolannya bersama Jessica Iskandar di tahun 2016, Sapri pernah mengenang momen saat dirinya masih menjadi tukang bubur. Menurut pria berkepala plontos ini segala pekerjaan Sapri lakoni demi menghidupi keluarganya.
"Iya, bang Sapri jualan bubur ayam, kerja bangunan, bikin sumur. Jadi pas orang bikin sumur, ajak bang Sapri jadi keneknya," ungkap Sapri dalam video berjudul Tanya jawab bersama Bang Sapri di kanal YouTube Jessica Iskandar.
Ikut Lenong
Sebelum terjun ke dunia hiburan Tanah Air, Sapri juga pernah menjajal kemampuannya dalam kesenian tradisional Lenong. Hal ini yang membuat Sapri tak pernah sakit hati bila menerima candaan dari lawan main saat dirinya sudah menjadi komedian terkenal.
"Oh enggak (sakit hati). Bang Sapri dari dulu itu jalurnya bermain di kesenian tradisional Lenong. Ya, boleh dikata bercandaan lebih ekstrem, kan, kadang kalau di TV masih ada batasnya. Jadi, bang Sapri sudah biasa," ungkapnya.
Menurut Sapri ia sudah bergabung di Lenong dari tahun 1993. Awalnya ia menjadi kru.
"Bawa-bawain alat gambang kromo, terus ikut festival dan alhamdulillah menjuarai," kenang Sapri kala itu.
Bekerja di tempat Denny Cagur dan kawan-kawan
Dalam perjalanan kariernya, Sapri bertemu dengan grup Cagur yang beranggotakan Denny, Narji, dan Wendi. Sapri pun bekerja dengan mereka, mulai dari menjaga kantor dan mencuci mobil para personel Cagur.
"Masuk dunia entertainment itu ketemu sama teman-teman dari cagur, Denny, Wendi, Narji. Bang Sapri kerja di mereka, jagain kantor dan nyuci mobil mereka," kata Sapri.
Tak hanya sekadar bekerja, Sapri rupanya juga mempelajari cara lawak dari Denny Cagur cs. Ia memperhatikan betul bagaimana cara-cara melawak yang baik dan benar.
"Dapat ilmu di situ. Istilahnya kalau orang Betawi bilang nutur ilmunya. Lihat mereka melawak, lihat mereka baca materi bagaimana, bang Sapri pelajari. Jadi dari situ belajar," tuturnya.
Gabung di Pesbukers
Berkat bantuan Denny Cagur, Sapri akhirnya bisa terjun ke dunia hiburan Tanah Air. Ia bergabung di Pesbukers sejak tahun 2011. Meski awalnya hanya sebagai figuran, Sapri bisa membuktikan bahwa dirinya layak untuk menjadi pengisi acara inti.
Tak hanya Pesbukers, Sapri pun akhirnya bisa mengisi beragam program acara, seperti Campur-Campur, Super Deal, Dahsyat, Opera Van Java, Pesbukers Ramadhan.
Main Sinetron
Sapri kemudian mengembangkan bakatnya dan ikut terlibat dalam beberapa judul sinetron.
Salah satu sinetron yang cukup dikenal adalah Jodoh Wasiat Bapak. Tak hanya itu, Sapri juga pernah membintangi sinetron lain seperti RT Sukowi, Rohaya & Anwar Kecil-Kecil Jadi Manten, dan juga sitkom OB OK.
