Kumparan Logo

Kimo Stamboel: Zombie di Abadi Nan Jaya Terinspirasi dari Tanaman Kantong Semar

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sutradara Kimo Stamboel dan Produser Edwin Nazir menghadiri Gala Premiere film Abadi Nan Jaya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sutradara Kimo Stamboel dan Produser Edwin Nazir menghadiri Gala Premiere film Abadi Nan Jaya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Film produksi Netflix, Abadi Nan Jaya, menampilkan karakter zombie yang tak biasa. Digarap oleh sutradara Kimo Stamboel, film ini menghadirkan wajah dan tubuh zombie yang identik dengan pola trypophobia.

Kimo Stamboel menjelaskan, zombie dalam film Abadi Nan Jaya terinspirasi dari tanaman kantong semar, tumbuhan karnivora dengan bagian dalam yang gelap dan bertotol-totol.

"Guratan urat pada wajah dan tubuh zombie itu memang kita terinspirasi dari tanaman kantong semar. Jadi tanaman itu punya dinding berupa guratan urat, yang menginfeksi banyak manusia menjadi zombie dalam film ini," kata Kimo dalam jumpa pers di XXI Epicentrum, belum lama ini.

Konferensi Pers dan Gala Premiere film Abadi Nan Jaya di XXI Epicentrum, Jakarta, Rabu (22/10/2025). Foto: Dok. Netflix

Kimo Stamboel soal Zombie di Film Abadi Nan Jaya

Sifat kantong semar itu juga diterapkan dalam karakter zombie yang menjadi tenang saat terkena hujan. Menurut Kimo Stamboel, air adalah sumber kehidupan bagi tanaman. Oleh karena itu, zombie akan tenang ketika disentuh air.

"Mereka akan tenang ketika kena air, karena itu yang memberi mereka makan. Bersama penulis, kami awalnya kira-kira apa yang membuat mereka tenang. Kami pikir kalau karakter ini berjuang terus akan kurang menarik. Ide itu kemudian saya terima, zombie akan tenang ketika kena hujan," tutur Kimo.

"Gue belum ketemu film lain seperti itu, makanya gue kayak oke nih, idenya bagus, begitu," lanjutnya.

Aktris Eva Celia menghadiri Gala Premiere film Abadi Nan Jaya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Koreografer Abadi Nan Jaya, Boby Ari Setiawan, meriset selama enam bulan untuk menggarap berbagai karakter zombie sesuai visi Kimo Stamboel. Ada 200 pemain yang dilibatkan, dan semuanya punya detail masing-masing.

"Saya kemudian mentransfer ide maupun metode kepada ratusan pemain zombie yang berarti ada ratusan jenis gerakan berbeda. Tugas saya adalah memastikan para pemain itu konsisten dengan gerakannya masing-masing," ucap Boby.

Boby menjelaskan, setiap kali ada efek dari satu gigitan ke manusia, misalnya di tangan atau leher atau kaki, berakibat pada gestur yang berbeda-beda. Cara ini dianggap Boby bisa membuat zombie dalam Abadi Nan Jaya tidak monoton dan terus memikat.

"Begitu pula ada teknik vokal dan getaran tubuh tertentu yang dipakai, ini semua harus dilatih setiap pemeran dengan sungguh-sungguh," ujar Boby.

Aktris Donny Damara dan Dimas Anggara menghadiri Gala Premiere film Abadi Nan Jaya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Abadi Nan Jaya tayang mulai hari ini secara global di Netflix. Film ini dibintangi Mikha Tambayong, Eva Celia, Donny Damara, Dimas Anggara, Marthino Lio, Ardit Erwandha, Claresta Taufan, Varen Arianda Calief, dan Kiki Narendra.

Abadi Nan Jaya berlatar di sebuah desa terpencil dekat Yogyakarta yang menjadi tempat tinggal keluarga pemilik usaha jamu ternama. Ambisi kepala keluarga mempertahankan kekuasaannya dan hasrat tetap awet muda justru memicu keretakan keluarga dan wabah zombie yang tak terduga.

Naskah film ini ditulis oleh Kimo bersama Agasyah Karim dan Khalid Kashogi, sementara Edwin Nazir duduk sebagai produser.