Kumparan Logo

Kings of Leon Rilis Single My Whole World dan Album Baru O My Beloved

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyanyi musik country Zach Bryan (kiri) dan vokalis Kings of Leon Caleb Followill tampil dalam pertunjukan musik di The Basement East, Nashville, Tennessee, AS, Kamis (10/9/2026). Foto: Jason Kempin/Getty Images/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Penyanyi musik country Zach Bryan (kiri) dan vokalis Kings of Leon Caleb Followill tampil dalam pertunjukan musik di The Basement East, Nashville, Tennessee, AS, Kamis (10/9/2026). Foto: Jason Kempin/Getty Images/AFP

Unit rock asal Tennessee, Kings of Leon, resmi mengumumkan proyek album studio kesepuluh mereka yang bertajuk O My Beloved. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, kuartet ini juga melepas lagu utama berjudul My Whole World yang menyajikan nuansa reflektif yang hangat.

Rencananya, O My Beloved akan dirilis pada 6 November 2026 melalui Love Tap Records dan berisi 13 lagu.

Album ini menjadi karya terbaru Kings of Leon setelah Can We Please Have Fun yang dirilis pada 2024. Jika album sebelumnya banyak mengeksplorasi kebebasan mereka dalam bermusik, kali ini mereka mengambil pendekatan yang lebih personal.

Surat Cinta untuk Keluarga dan Penggemar

Dalam album O My Beloved, Kings of Leon menyajikan 13 daftar lagu baru yang didominasi oleh tema retrospeksi dan kenangan masa lalu. Sang vokalis, Caleb Followill, mengungkapkan bahwa seluruh materi dalam album ini digarap dengan pendekatan personal untuk mengenang kembali orang-orang serta momen penting yang membentuk perjalanan hidup mereka.

Caleb menjelaskan bahwa album ini terasa seperti surat cinta yang ditujukan kepada keluarga besar serta basis penggemar yang setia menemani karier band tersebut. Baginya, pencapaian yang diraih band saat ini telah melampaui ekspektasi awal mereka ketika pertama kali merintis karier di industri musik.

“Kami telah melampaui apa pun yang pernah kami bayangkan, dan kami telah membangun sesuatu yang sangat istimewa,” ungkap Caleb seperti dikutip dari laporan NME. Ia menambahkan, “Saya pikir, bukankah akan sangat indah untuk membuat album yang melihat kembali semua hal yang telah kami lakukan dan menghargai bagaimana kami bisa sampai di sini.”

Drummer Kings of Leon, Nathan Followill, tampil dalam pertunjukan musik di The Basement East, Nashville, Tennessee, AS, Kamis (10/9/2026). Foto: Jason Kempin/Getty Images/AFP

Menurut Caleb, lagu-lagu baru ini banyak menangkap memori sederhana yang awalnya terkesan biasa saja namun ternyata memiliki dampak mendalam bagi hidupnya. “Di dalam lagu-lagu ini, ada keluarga kami, kisah-kisah dari masa kecil kami, hal-hal yang mungkin tidak terlihat begitu signifikan saat itu, tetapi cara mereka menemukan jalan ke dalam lagu-lagu ini membuat saya menyadari betapa berdampaknya mereka dalam hidup saya,” lanjutnya.

Konser Intim di Kampung Halaman

Untuk merayakan fase baru ini, Kings of Leon menggelar sebuah homecoming show khusus berskala kecil di Basement East, Nashville. Panggung ini dipilih secara sengaja untuk menghadirkan atmosfer pertunjukan lokal yang akrab, jauh dari kemegahan panggung stadion yang biasa mereka singgahi beberapa tahun terakhir.

Melalui pertunjukan dadakan tersebut, mereka ingin bernostalgia dengan suasana klub malam kecil tempat mereka biasa tampil saat masih remaja. Demi menjaga keintiman acara, promotor memberlakukan penjualan tiket langsung di lokasi pertunjukan secara on-the-spot dengan batasan pembelian maksimal dua tiket per orang.

Gitaris Matthew Followill (kiri) dan vokalis Caleb Followill dari band Kings of Leon tampil dalam pertunjukan musik di The Basement East, Nashville, Tennessee, AS, Kamis (10/9/2026). Foto: Jason Kempin/Getty Images/AFP

Langkah ini diambil setelah mereka menyelesaikan tur musim panas yang masif di Inggris Raya pada pertengahan tahun ini. Selama tur tersebut, band asal Nashville ini berkolaborasi dengan beberapa nama populer seperti The Snuts dan The Lathums, serta sempat tampil sebagai pengisi acara utama di festival musik Mad Cool di Madrid.

Eksplorasi Sensibilitas Bermusik yang Lebih Terbuka

Langkah kreatif Kings of Leon lewat album baru ini merupakan kelanjutan dari kepuasan eksplorasi yang mereka temukan pada proyek sebelumnya. Album Can We Please Have Fun yang dirilis tahun lalu dipuji oleh para kritikus sebagai karya paling bebas dari grup musik tersebut selama satu dekade terakhir.

Dalam proses produksinya, para personel mengaku berhasil menemukan kembali antusiasme serta rasa gembira dalam menulis lagu. Mereka tidak lagi ragu untuk berekspresi secara bebas tanpa terbebani oleh ekspektasi pasar industri musik yang kaku.

Drummer Nathan Followill sempat mengungkapkan bahwa proses pembuatan album sebelumnya memberikan mereka keberanian untuk bereksperimen lebih jauh. “Seolah-olah kami membiarkan diri kami menjadi rentan secara musikal,” jelasnya, sebuah sikap kreatif yang tampaknya terus mereka bawa ke dalam penggarapan album O My Beloved mendatang.