Kirana, Persembahan Terakhir Mendiang Tjahjo Wisanggeni

25 Agustus 2020 22:16 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tjahjo Wisanggeni. Foto: Instagram/@harmonimusik
zoom-in-whitePerbesar
Tjahjo Wisanggeni. Foto: Instagram/@harmonimusik
ADVERTISEMENT
Kepergian maestro gitar Tjahjo Wisanggeni menorehkan duka mendalam di industri musik Indonesia. Tjahjo mengembuskan napas terakhirnya pada 28 Juli lalu.
ADVERTISEMENT
Semasa hidup, ia dikenal sebagai gitaris band thrash metal Nosferatu dan session player di KLa Project. Selain itu, hal lain yang membuat Tjahjo kian dikenang adalah semangatnya dalam bermusik.
Hal itu dibuktikan dengan single Kirana yang Tjahjo ciptakan di penghujung usianya. Kini, single itu pun sudah rilis di berbagai layanan streaming musik digital dan YouTube.
Adib Hidayat, Agus Lasmono, dan Ronald Steven. Dok: Instagram @/rsteven
Eksekutif produser lagu Kirana, Agus Lasmono, menjelaskan bahwa ialah orang yang menginisiasi kehadiran lagu Kirana. Semuanya bermula pada tahun 2017.
"Jadi, dia bilang, mau rilis album sendiri. Ya, saya bilang, kalau mau buat karya dan mendapat uang dari situ, ya, harus lihat tren dan buat lagu yang easy listening atau pop," ungkap Agus ketika menghadiri konferensi pers virtual, Selasa (25/8).
ADVERTISEMENT
"Pada 2017, pertengahan, saya minta Tjahjo buat lagu. Jadilah 6 lagu, termasuk Kirana, dan semuanya itu bagus-bagus, easy listening banget," sambungnya.
Adib Hidayat, Agus Lasmono, dan Ronald Steven. Dok: Instagram @/rsteven
Uniknya, di lagu Kirana, Tjahjo Wisanggeni juga bernyanyi. Ini adalah hal yang tak lazim mengingat Tjahjo selama ini dikenal sebagai gitaris rock yang sama sekali tak pernah menunjukkan kebolehannya bernyanyi.
"Saya tahu Tjahjo ini bisa nyanyi, suara dia bagus. Tapi, memang dia tuh enggak pernah mau nyanyi. Ya, saya paksa dan untungnya mau," kata Agus.
Agus pun menjelaskan bahwa lagu Kirana mulanya direkam secara akustik. Namun, agar terkesan lebih grande, Agus berinisiatif mengajak Ronald Steven dari NET Visi Media (NVM) sebagai arranger.
Ronald pun menceritakan bahwa dirinya sempat panik ketika diberi tahu harus menangani lagu milik Tjahjo Wisanggeni. Apalagi, ketika ia sudah membuat melodi gitar dan seketika Tjahjo memintanya untuk mengganti melodi tersebut.
ADVERTISEMENT
"Harusnya, dia datang hanya untuk take vocal. Tapi, dia bawa gitar dan amplifier banyak banget. Nah, di lagu itu dan memang saya sisipkan melodi gitar. Tiba-tiba, dia mau melodi itu diganti, karena dia mau mengisi. Wah, saya lumayan bingung tuh. Untungnya, semua berjalan lancar," tuturnya.
Rencananya, satu minggu dari sekarang akan dirilis lagu kedua dari Tjahjo Wisanggeni. Namun, Agus Lasmono belum mau banyak membocorkan terkait lagu itu.