Kumparan Logo

Kondisi Terakhir Pretty Asmara Sebelum Meninggal

kumparanHITSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pretty Asmara dipindah ke kejaksaan (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pretty Asmara dipindah ke kejaksaan (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Kabar meninggalnya pesinetron Pretty Asmara, membuat keluarga, kerabat, serta sahabat terdekat merasakan duka yang begitu mendalam. Pretty meninggal pada Minggu (4/11), di Rumah Sakit Pengayoman, Jakarta Timur.

Seorang pengasuh Pretty yang mengaku bernama Umi ini menceritakan kondisi perempuan berusia 41 tahun ini, sebelum dinyatakan meninggal dunia, sekitar pukul 06.00 WIB.

"Sempat keluar darah dari hidungnya. Sekitar pukul 05.30 WIB," ujar Umi, ketika ditemui di RS Pengayoman, Jakarta Timur, Minggu (4/11).

Sementara itu, salah satu sahabat Pretty yang ikut memandikan almarhumah, Lia, juga sempat melihat darah keluar dari hidung pemain sinetron 'Saras 008' itu.

Pretty Asmara (Foto: Andre Josua Deneam Simanjuntak/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pretty Asmara (Foto: Andre Josua Deneam Simanjuntak/kumparan)

"Tadi waktu pas aku mandiin, ada darah keluar dari mulut sama hidung Pretty. Dia juga semalam masih WA aku, 'Ayang, tolong mandiin aku, aku enggak bisa mandi sendiri'. Nyesel banget semalam enggak datang. Cuma terakhir aku bisa mandiin jenazah dia," kata Lia dengan suara terbata-bata.

Tak hanya itu, Pretty Asmara juga sempat mengeluhkan kakinya yang membengkak hingga sulit berjalan. "Dia bilang, 'Aku mual Mak Rita, kaki aku juga bengkak'. Ini masih ada Wa-nya. 'Ya Allah Mak sakit apa?''' timpal sahabat Pretty lainnya, Rita, pada kesempatan yang sama.

Selain itu, kondisi Pretty semakin menurun setelah dia mulai sulit untuk makan. Sehingga hanya sedikit makanan yang masuk ke dalam tubuhnya.

Jenazah Pretty Asmara dibawa ke Lumajang (Foto: Ainul "Owi" Qalbi/ kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah Pretty Asmara dibawa ke Lumajang (Foto: Ainul "Owi" Qalbi/ kumparan)

"Setahu aku dia didiagnosa asam lambung sama flek di paru-paru, komplikasi. Karena terakhir dia enggak mau makan-makan. Dia WA aku, 'Ayang, aku enggak bisa makan muntah-muntah terus'. Jadi kondisinya drop enggak makan, jadi stres berat," ungkap sahabat Pretty lainnya, Ade Nurul.

Saat ini, jenazah Pretty sudah dibawa ke Bandara Soekarno Hatta, untuk diterbangkan ke kampung halamannya di Lumajang, Jawa Timur. Rencananya, jenazah Pretty Asmara dimakamkan di dekat kampung halamannya.