Konser ‘5upergroup’ Satukan Musisi Lintas Genre dan Generasi

Konser musik yang bertajuk ‘5upergroup’ usai digelar di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (21/11) malam. Konser yang menampilkan tak hanya musisi lintas generasi, tapi juga lintas genre itu, dibuka oleh penampilan cadas dari band progressiv rock 70-an, God Bless.
God Bless membuka penampilannya dengan petikan gitar dari Ian Antono di lagu ‘Panggung Sandiwara’ yang langsung dilanjutkan dengan lagu kedua ‘Musisi’ yang menonjolkan betotan bass khas Donny Fattah.
God Bless yang pada tahun 70-an menjadi band pembuka dalam konser pertama ‘Deep Purple’ di Indonesia itu, membawakan 7 lagu selama kurang lebih 30 menit.

Disela-sela penampilannya, God Bless sempat mengajak penonton untuk mendoakan ex-keyboardist mereka,
Yockie Soerjoprajogo. Setelah mendoakan Yockie, God Bless lalu menyanyikan lagu ciptaan Yockie yang berjudul ‘Menjilat Matahari.’
Band yang baru saja memenangkan penghargaan AMI Award 2017 untuk ‘album rock terbaik’ ini juga membawakan lagu-lagu hits mereka seperti ‘Bla Bla Bla’, ‘Anak Adam’, dan ‘Bis Kota’.

Donny Fattah yang pada tahun 2012 pernah jatuh sakit, seakan lupa akan umurnya yang tak lagi muda. Sementara Ahmad Albar, juga tak henti-hentinya berteriak-teriak meski umurnya sudah mencapai kepala tujuh.
God Bless megakhiri penampilannya dengan lagu ‘Kehidupan’. Musik rock yang apik mereka pertunjukkan pada penonton dan seketika setelah lagu itu usai, Gigi pun langsung naik ke atas panggung dan membuka penampilan mereka dengan lagu ‘Terbang’.
Gigi yang digawangi oleh Armand di vokal, Dewa Bujana di gitar, Thomas di bass dan Hendy di drum membawakan 8 lagu.
Armand dengan baju gombrong ala Anthony Kiedis, vokalis band Amerika, Red Hot Chilli Peppers, tak segan untuk turun dari panggung dan ber-selfie dengan para penonton.

Saat lagu ‘Jomblo’ dibawakan, Armand mengajak penonton untuk bernyanyi bersama. Tak hanya itu, Armand juga memperkenalkan para personelnya, mulai dari Dewa Budjana, gitaris berkumis yang kharismatik, lalu Hendy, drummer bertubuh kekar, dan Thomas yang kala itu mengenakan kostum serba putih.
Armand pun melontarkan guyonan kepada Thomas di sela aksi panggungnya malam itu. "Loe kayak pesulap aja, bajunya putih-putih begini! Tapi enggak apa-apa, karena Thomas sekarang duda!" kata Arman bercanda.
Setelah lagu ‘Janjiku’ yang pernah membuat Gigi terkenal pada awal 2000-an, Gigi mengakhiri penampilannya. Namun, Thomas dan Hendy tidak jua turun panggung, mereka berdua melakukan solo bass dan drum yang sangat apik.
Suasana semakin panas saat Gilang Ramadhan dan Pra Budi Dharma membalas solo bass-drum Thomas dan Hendy. Skill Gilang membuat Thomas dan Hendy turun panggung, seketika Tri Utami muncul dari tengah penonton dan menyanyikan lagu ‘La Samba Primadona’.

Krakatau sendiri baru saja merilis album baru yang bertajuk ‘Chapter One’. Krakatau merilis album pertamanya di tahun 1986. Mereka kemudian menyanyikan lagu ‘Gemilang’ yang merupakan lagu hits di tahun 1986 bersama Tri Utami di posisi vokal.
Penampilan Krakatau dipenuhi dengan adu skill antar tiap personel. Semuanya tampak apik dan tertata, fussion jazz yang mereka usung pun sangat kental dan menawan bagi siapa saja yang menyaksikan konser ‘5upergroup’ di JCC Senayan, Jakarta.

Kahitna pun tidak mau ketinggalan. Mereka berhasil membuat JCC penuh cinta dengan lagu-lagu hits mereka yang indah dan menghibur.
Yovie Widianto dan kawan kawan memberikan penampilan musik yang lembut namun tidak kacangan. Dengan tiga vokalis mereka, Hedi Yunus, Carlo Saba, dan Mario Ginanjar, Kahitna membawakan 6 lagu yang diawali dengan lagu ‘Tak Akan Terganti.’
Para gadis tak henti-hentinya meneriakkan nama Mario. Teriakan tersebut langsung disambut Mario dengan senyuman, seraya mengutarakan rasa bangganya pada para penonton yang memadati JCC Senayan, Jakarta.

"Ini adalah band-band terbaik yang ada di Indonesia. Malam ini kami senang sekali. Kalian adalah pendukung sejati musik Indonesia!” tutur Maria di atas panggung.
Kahitna menutup penampilan mereka dengan lagu ‘Cantik’ dengan manis. ‘Cantik’ sendiri merupakan lagu Kahitna yang nge-hits pada tahun 1996 dan ada di album dengan nama yang sama.
Setelah Kahitna, muda mudi yang bertandang ke JCC Senayan digempur oleh unit pop rock asal Jogjakarta, Sheila on 7.

Sheila on 7 atau yang biasa disingkat So7 menjadikan lagu ‘Jadikanlah Aku Pacarmu’ sebagai pembuka. Raungan gitar telecaster dari Eros mampu menyihir JCC menjadi ruang dansa, belum lagi suara Duta yang mampu meluluhkan hati semua wanita.
Sebelum membungkus penampilannya, Duta mengutarakan kebanhagiaannya bisa tampil dan ditonton oleh musisi-musisi senior sepert God Bless dan Krakatau. Duta berharap penampilan So7 di hari itu bisa menjadi mood booster bagi para penggemarnya atau yang biasa dikenal dengan sebutan ‘Sheila Gank’.
"Terimakasih ‘5upergroup’. Kami disaksikan dengan idola-idola kami. Mudah-mudahan bisa jadi agenda tahunan. Walaupun ini weekdays saya mendoakan mudah-mudahan hari ini kalian dapat charger yang pas. Agar hari Rabu dan seterusnya bisa lebih baik lagi," ucap sang Vokalis yang dilanjutkan dengan membawakan lagu 'Melompat Lebih Tinggi'.
Konser akbar ‘5upergroup’ ditutup oleh penampilan God Bless yang membawakan lagu 'Semut Hitam'. Setelah ‘Semut Hitam’ selesai dikumandangkan, para pengisi acara kembali hadir ke atas panggung untuk bersama-sama menyanyikan lagu hits God Bless, 'Rumah Kita'.
Saat lagu selesai, potongan kertas warna-warni diletuskan di atas panggung menandakan bahwa konser lintas genre dan generasi tersebut akhirnya selesai.
