Kumparan Logo

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Sukses Digelar, Galang 100 Ribu Sepatu Buat Anak-anak Palestina

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konser Andrea Bocelli di Borobudur. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Konser Andrea Bocelli di Borobudur. Foto: Dok. Istimewa

Konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sukses digelar.

Promotor Shoemaker Live menjelaskan bahwa konser tersebut tak sekadar menghadirkan pertunjukan musik klasik berlatar kemegahan Candi Borobudur. Melainkan juga membawa pesan perdamaian dan solidaritas bagi masyarakat yang terdampak konflik, khususnya anak-anak Palestina.

Lewat rangkaian konser Andrea Bocelli di Indonesia, promotor menginisiasi penggalangan dana dengan target penyaluran 100 ribu pasang sepatu bagi anak-anak di Palestina dan negara-negara lain yang terdampak konflik.

"Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap anak-anak yang menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar akibat perang," kata Founder Shoemaker Live, Prajna Murdaya dalam keterangannya.

Prajna kemudian mengatakan bahwa konser Andrea Bocelli memiliki makna lebih luas daripada sekadar pertunjukan musik. Menurutnya, pesan perdamaian dan persatuan menjadi salah satu nilai yang ingin disampaikan melalui acara tersebut.

Konser Andrea Bocelli di Borobudur. Foto: Dok. Istimewa

Prajna mengatakan bahwa Andrea Bocelli juga ingin menyampaikan harapan akan perdamaian bagi masyarakat yang masih terdampak konflik. Salah satu lagu dalam pertunjukan tersebut didedikasikan untuk kemanusiaan dan perdamaian dunia.

“Kami memahami bahwa bagi banyak orang, konser ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar pertunjukan musik," ujar Prajna.

"Ada kepedulian mendalam terhadap mereka yang harus menghadapi konflik dan kehilangan. Kami mendengarkan setiap pandangan tersebut dengan hati terbuka," tambahnya.

Menteri Kebudayaan Tanggapi Polemik Konser Andrea Bocelli

Sebelumnya, penampilan Andrea Bocelli di Indonesia menuai penolakan dari sejumlah pihak lantaran dugaan kedekatannya dengan Israel.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, turut menanggapi polemik tersebut. Fadli menegaskan bahwa sikap Indonesia terhadap Palestina tidak berubah, yakni menolak penjajahan, menentang Zionisme, dan mendukung kemerdekaan Palestina.

"Saya kira posisi Indonesia itu jelas, kita ini anti terhadap penjajahan, anti-Zionisme, dan saya kira kita sangat mendukung negara Palestina merdeka dan kita kira gak ada yang berubah dari sikap itu," ujar Fadli.

Namun, Fadli juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi.

Konser Andrea Bocelli di Borobudur. Foto: Dok. Istimewa

Menurutnya, informasi yang tidak akurat maupun hoaks berpotensi memperkeruh polemik yang berkembang di masyarakat. Apalagi pihak promotor telah menyampaikan komitmen kepedulian terhadap anak-anak korban perang dan tragedi kemanusiaan, termasuk anak-anak Palestina.

"Belum tentu akurat gitu ya, apalagi hoaks. Sangat mudah sekali tersebar dari informasi yang gak benar. Saya kira informasi ini harus kita dudukkan dahulu," ujar Fadli.

"Dan kalau dari penjelasan (promotor) sejauh ini, pihak yayasannya itu mengatakan mereka juga mendukung kepada anak-anak yang jadi korban perang dan kemanusiaan termasuk anak-anak Palestina," tambahnya.

Lebih lanjut, Fadli mengungkapkan bahwa, berdasarkan informasi yang diterimanya, Andrea Bocelli tidak menunjukkan dukungan terhadap Zionisme.

"Kecuali memang dia jelas mendukung Zionisme, setahu saya tidak ada dukungan terhadap Zionisme dari pihak Andrea Bocelli. Mereka sudah menyampaikan itu, gak ada dukungan terhadap itu," tegasnya.

Setelah tampil di kawasan Candi Borobudur, Andrea Bocelli akan melanjutkan rangkaian konsernya di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Selasa (3/11) besok.