Kumparan Logo

Lee Jeong Hoon Lebih Laku di Indonesia daripada di Korea Selatan

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lee Jeoung Hoon. (Foto: Munady Widjaja)
zoom-in-whitePerbesar
Lee Jeoung Hoon. (Foto: Munady Widjaja)

Lee Jeong Hoon merupakan salah satu presenter yang kini namanya tengah naik daun. Pria kelahiran Seoul, Korea Selatan, ini memang memutuskan untuk meniti karier di Indonesia, berawal dari menjadi anggota boyband Hitz, bermain sinetron, hingga akhirnya menjadi seorang presenter acara televisi.

Namanya pun semakin dikenal publik setelah ia menjadi host bersama Nikita Mirzani dan Uya Kuya dalam program acara 'Pagi-pagi Pasti Happy' yang tayang di Trans TV. Lee pun kini mengaku lebih menikmati kehidupannya sebagai seoarang presenter ketimbang menjadi personel boyband.

"Dulu jadi boyband itu harus jaga image. Enggak ada waktu untuk keluarga, tapi kalau host, saya bisa ambil acara live, bisa ambil waktu untuk keluarga. Sebenarnya yang saya inginkan itu bisa menikmati hidup di Indonesia bersama istri dan anak-anak. Jadi, saya pengin kerja apa yang saya suka. Jadi saya lebih menikmati sekarang," ungkap Lee saat ditemui kumparan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.

Memiliki karier di Indonesia membuat bapak satu anak ini bahagia. Apalagi ia tak memungkiri bahwa dirinya lebih laku bekerja di Indonesia ketimbang di negara asalnya sendiri.

Lee Jeong Hoon. (Foto: Munady Widjaja/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Lee Jeong Hoon. (Foto: Munady Widjaja/kumparan)

"Ya enggak selaku di Indonesia ya. Sekarang sih udah jadi brand ambassador dua rumah sakit di Korea dan akan ada syuting YouTube juga di salah satu perusahaan Korea. Meskipun enggak sebanyak di Indonesia, tapi udah mulai ada pekerjaan (di Korea)," bebernya.

"Tapi saya sangat happy karena warga Indonesia itu mau menerima saya sebagai artis di sini dan saya juga bangga sebagai orang Korea bisa kerja di Indonesia juga," tambahnya.

Kendati mencari nafkah di Indonesia, namun suami dari Moa Aeim ini tak terpikir untuk mengganti kewarganegaraan. Sampai saat ini Lee mengaku masih menjadi Warga Negara Korea.

Karena itu selama menetap di Indonesia, Lee tetap harus mengurus KITAS atau Kartu Izin Tinggal Terbatas untuk tenaga kerja asing.

"Iya, saya harus perpanjang KITAS setiap 6 bulan sekali. Jadi ya saya di Indonesia, izin kerja sebagai artis," ujarnya sambil tersenyum.

Lee Jeong Hoon dan Moa. (Foto: Munady Widjaja)
zoom-in-whitePerbesar
Lee Jeong Hoon dan Moa. (Foto: Munady Widjaja)

Lee pun menyadari bahwa kehidupan di Indonesia sangat jauh lebih baik, terutama untuk anak-anaknya bersama Moa. Dalam hal pendidikan, Lee percaya bahwa anak-anaknya dapat bersekolah dengan baik di Indonesia.

"Pendidikan di Indonesia cukup baik, anak-anak bisa bahasa Inggris lancar, bahasa Cina, bahasa Indonesia dan mereka bisa dapat tiga language itu kan gampang. Kalau di korea bahasa inggris masih tidak fasih jadi saya ingin anak-anak bahasa inggrisnya lancar dulu," katanya.

Foto Bayi Lee Jeong Hoon dan Moa. (Foto: Munady Widjaja)
zoom-in-whitePerbesar
Foto Bayi Lee Jeong Hoon dan Moa. (Foto: Munady Widjaja)

Lantas apakah tidak ada keinginan Lee memboyong keluarganya untuk kelak kembali ke tanah kelahirannya?

"Ya, sementara menetap di Indonesia dulu. Cuma kedepannya mungkin pas anak-anak menikmati atau ingin ke Korea, saya akan menemani mereka di sana. Ya, selama masih berjodoh tinggal di Indonesia ya tinggal di Indonesia, karena saya sangat menikmati di indonesia sih," tandasnya.