Luna Maya Cerita Tentang Masa Lalu, Pernah Nangis karena Jadi Bahan Omongan

Luna Maya menceritakan mengenai dirinya di masa lalu. Artis berusia 37 tahun ini menggambarkan dirinya pada saat itu sebagai sosok yang bodoh dan naif.
“Kalau yang dulu itu naif, bego. Polos aja, bodoh aja, karena mungkin enggak banyak pengalaman,” kata Luna dalam video yang diunggah di kanal YouTube Feni Rose Official.
Banyak kekurangan yang dirasakan Luna Maya pada saat itu. Misalnya saja soal hubungan asmara, rekan kerja, dan pandangannya mengenai kehidupan.
Jika ada kesempatan untuk memutar balik waktu, pemain film Sabrina ini akan membantu dirinya di masa lalu. Luna bakal menuntun dirinya saat itu dalam beragam hal, salah satunya adalah ketika mengambil keputusan.
“Proses kehidupan kalau ngelihat diri gue yang dulu, ya seru sih, tapi ya kadang-kadang kalau bisa kembali ke masa lalu, ‘Eh pintar dikit napa.’ Pengin dituntun,” tutur Luna.
Pengalaman di Masa Lalu Jadi Pembelajaran Buat Luna Maya
Proses yang telah dilaluinya, Luna jadikan sebagai bahan pembelajaran. Pengalaman-pengalaman di masa lalu membentuk Luna menjadi sosok perempuan seperti sekarang ini.
“Tapi ya, kalau enggak ada Luna yang dulu, enggak ada Luna yang sekarang ini. Prosesnya orang menjadi satu sampai ke sepuluh itu kan perjalanannya beda-beda,” ucap Luna.
Dahulu, perempuan kelahiran Bali ini belum mengerti betul mengenai dunia entertainment. Ia pernah merasa sedih karena jadi bahan omongan.
“Aku orangnya sebenarnya enggak suka jadi center of attention. Itu tuh (dibicarakan oleh orang) menjadi beban tersendiri, stres sendiri, nangis sendiri. Aku nangis sendiri di rumah, ‘Kenapa kok diomongin? Kenapa ada haters?’,” tutur Luna.
Luna mengaku ketika itu, ia sulit untuk menghadapi kondisi tersebut. Namun lama kelamaan, Luna sudah mengerti cara menghadapinya.
“Sekarang, mungkin karena perjalanan waktu, lebih dewasa, lebih mengerti, ‘Ya elah, ini mah kita tanggapinnya gini aja’,” kata Luna Maya.
