Kumparan Logo

Makna Piala Citra bagi Ringgo Agus Rahman dan Sheila Dara

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aktor Ringgo Agus Rahman dan Aktris Sheila Dara berpose saat berkunjung ke kumparan di Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (22/10/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aktor Ringgo Agus Rahman dan Aktris Sheila Dara berpose saat berkunjung ke kumparan di Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (22/10/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Sebagai Duta Festival Film Indonesia (FFI) 2025, aktor Ringgo Agus Rahman dan Sheila Dara membagikan pandangan mereka tentang arti penghargaan Piala Citra.

Mereka kembali masuk dalam nominasi bergengsi tahun ini. Ringgo masuk sebagai nomine Pemeran Utama Pria Terbaik lewat film Panggil Aku Ayah dan Sheila masuk dalam Pemeran Utama Wanita Terbaik lewat film Sore.

Namun, mereka sepakat bahwa Piala Citra bukan tujuan akhir, melainkan sebuah bentuk apresiasi atas kerja kolaboratif seluruh tim di industri perfilman.

Aktor Ringgo Agus Rahman berpose saat berkunjung ke kumparan di Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (22/10/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Bagi Ringgo, meraih Piala Citra tidak serta-merta mengubah rutinitasnya sebagai aktor.

"Sebenarnya tujuan awalnya saya pribadi enggak pernah ada tujuan awal meraih piala. Biasanya hanya melakukan pekerjaan film dengan baik," ujar Ringgo saat berkunjung ke kumparan, belum lama ini.

Ringgo tidak merasa perbedaan signifikan dalam proses kerja, mulai dari pemilihan peran hingga negosiasi, setelah menerima penghargaan sebelumnya.

"Jadi piala ini apresiasi saja. Saya hanya bisa berterima kasih," lanjutnya.

Aktris Sheila Dara berpose saat berkunjung ke kumparan di Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (22/10/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Pandangan serupa diungkap oleh Sheila Dara. Menurutnya, fokus utama aktor adalah menjalankan tugas dengan sebaik mungkin.

"Rasanya dapat piala itu murni apresiasi. Senang sekali rasanya. Tapi tetap tidak menjadikan itu sebagai tujuan utama," ucap Sheila.

Lebih jauh, Ringgo menekankan bahwa film adalah hasil kerja kolektif.

"Saya enggak bisa sendirian, karena dapat itu karena mereka yang ada di belakang," tegas Ringgo.

Aktor Ringgo Agus Rahman dan Aktris Sheila Dara menjawab pertanyaan wartawan saat berkunjung ke kumparan di Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (22/10/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Bagi keduanya, FFI memiliki peran yang lebih besar dari sekadar kompetisi. FFI adalah barometer perkembangan film Indonesia.

Sheila melihat FFI sebagai ajang penting untuk saling terhubung dan reuni bagi para pelaku industri dari berbagai generasi.

"Banyak banget yang datang dari berbagai lapisan. Ada yang baru debut, ada yang sudah lama, berbagai generasi bertemu di situ," ujar Sheila.

Di FFI, para insan perfiman bisa saling terkoneksi, bahkan sekadar reuni dengan para sineas lain agar kekompakan dalam induatri tetap terjaga.

"Film kan karya yang sangat kolaboratif banget. Ini jadi ajang yang tepat untuk saling terkoneksi bagi pelaku industri juga," jelas Sheila.

Festival Film Indonesia (FFI) kembali digelar tahun ini sebagai ajang penghargaan tertinggi bagi insan perfilman Tanah Air. Ajang ini jadi barometer penting untuk melihat perkembangan dan kualitas sinema Indonesia dari tahun ke tahun. Malam Penghargaan FFI siap digelar pada 20 November mendatang.