Kumparan Logo

Marissa Anita Ambil Pelajaran Mencintai Diri Sendiri Lewat Film A Normal Woman

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Marissa Anita. Foto:  Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Marissa Anita. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Film produksi Netflix, A Normal Woman, memasang Marissa Anita sebagai pemeran utama Milla. Karya sutradara Lucky Kuswandi ini mengikuti kisah Milla yang meyakini dirinya terkena penyakit tak dikenal.

Saat kondisi tersebut mulai membuat hidupnya kacau, Milla harus mengungkap misteri di balik penyakit itu sebelum semuanya terlambat. Dari karakter Milla, Marissa belajar bahwa sangat penting bagi seorang perempuan untuk memahami keadaan diri sendiri.

Terkadang, kesempatan mencintai diri sendiri kerap memudar ketika seorang perempuan menjalani berbagai peran sebagai ibu, istri, dan pekerja.

Marissa Anita. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

“Kita semua pasti pernah ada di titik sebagian dari diri kita terhapus karena kita harus menjalankan sebuah atau berbagai peran, dan kita tidak menyadari bahwa ini tidaklah normal," kata Marissa Anita lewat keterangan resmi.

"Di saat ini yang paling cerdas adalah tubuh kita, yang kemudian memberi alarm bahwa sepertinya ada yang tidak normal dengan cara kita menjalani hidup, yang muncul dalam berbagai bentuk," lanjutnya.

Marissa menimba pelajaran dari Milla bahwa perhatian kepada diri sendiri sangat penting sebelum memberi perhatian kepada orang lain. Milla mengibaratkan seorang perempuan harus menjadi seperti pohon berakar kuat.

"Yang saya pelajari dari kisah Milla adalah dalam hidup jangan lupa untuk memberi ke diri sendiri supaya bisa terus penuh memberi ke orang lain. Seperti pohon yang berakar dengan sangat kuat, sehingga ketika kita harus menghadapi hidup yang banyak naik turunnya kita akan tetap mengakar dan bisa terus memberi," tutur Milla.

Inspirasi Sutradara A Normal Woman

Dalam konferensi pers, Lucky selaku sutradara menjelaskan gagasan A Norman Woman terinspirasi dari fenomena healing.

Film ini menghadirkan topik menyentuh tentang menemukan jati diri hingga menghadapi tuntutan masyarakat terhadap perempuan.

"Ide awalnya adalah ketertarikan saya untuk mempelajari yang disebut healing, yang saya lihat sebagai self-retrieval atau mengambil kembali bagian-bagian yang hilang atau terhapus,” tutur Lucky.

video youtube embed

Andri Cung sebagai penulis, menjelaskan bahwa film ini tidak menghadirkan satu pun antagonis. Semua karakter punya alasan dan motif yang terukur di balik perannya.

"Di film ini kami tidak ingin mengantagonisasi siapa pun. Semua orang punya alasan dan menghadapi tekanan tertentu, sehingga semua tindakan memiliki akarnya masing-masing," jelas Andri.

Film ini turut menampilkan deretan aktor seperti Dion Wiyoko, Gisella Anastasia, Widyawati, Mima Shafa, dan Maya Hasan. A Normal Woman tayang perdana pada 24 Juli di Netflix.